MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Andi Makmur Burhanuddin menekankan bahwa generasi muda adalah kunci kemajuan Makassar.
Hal itu disampaikan Andi Makmur Buhanuddin dalam sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan baru-baru ini di tengah dinamika politik yang terus berkembang, ketika peran pemuda menjadi sorotan utama dalam agenda pembangunan kota.
“Pemuda harus aktif berkontribusi. Momentum ini kita gunakan untuk mendiskusikan langkah membangun Makassar, termasuk mendorong kreativitas dan aktivitas positif pemuda,” ujar Andi Makmur Burhanuddin yang juga Anggota DPRD Makassar ini.
Andi Makmur menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan regulasi untuk memfasilitasi kelompok pemuda, termasuk dalam bidang kesenian dan penguatan organisasi kepemudaan. Namun, apakah ini sekadar retorika politik atau benar-benar solusi konkret bagi pemuda Makassar.
Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar ini menekankan bahwa Perda Kepemudaan menjadi instrumen penting dalam mengarahkan energi pemuda ke aktivitas yang produktif. “Pemuda harus paham hak dan peluang yang bisa diakses, seperti pelatihan dan program kreatif. Namun, inisiatif pemuda untuk mengembangkan diri juga krusial,” tegasnya.
Pernyataan ini tentu mendapat respons beragam. Beberapa organisasi pemuda yang hadir menyambut baik langkah pemerintah, tetapi sebagian lainnya mempertanyakan sejauh mana implementasi regulasi ini akan berdampak nyata.
Di tahun politik ini, langkah Burhanuddin bisa dilihat sebagai bentuk kepedulian atau strategi politik menjelang pemilu mendatang. Dengan menggandeng kelompok pemuda, politisi PKB ini tampaknya sedang membangun jejaring dukungan yang kuat.
Sosialisasi ini dihadiri puluhan perwakilan organisasi pemuda yang antusias menyambut komitmen pemerintah. Jika sinergi antara regulasi, program kreatif, dan partisipasi aktif benar-benar terealisasi, Makassar bisa menjadi contoh kota yang memberdayakan generasi muda sebagai motor pembangunan.(ita/rif)

