pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

KGSI Diharap Lahirkan Inovasi dan Solusi Berbasis Data

MAKASSAR, BKM — Kompetisi Gagasan Sosial Inovatif (KGSI) merupakan ajang yang dirancang untuk mendukung dan mengembangkan inisiatif anak-anak muda guna melahirkan gagasan untuk menciptakan dampak sosial yang positif.

Program ini bertujuan menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan mereka tentang isu-isu pendidikan di era digital dan merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Australia dan Narasi.

KGSI 2025 merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan para inovator sosial muda dari 15 universitas di Sulawesi Selatan. Mereka mempresentsikan gagasan-gagasan kreatif dan solutif dalam menjawab tantangan sosial di masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Prof. Amiruddin Fakultas Kedokteran Unhas, Kamis (22/5). Hadir sebagai juri pada ajang ini adalah Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazler, serta Chief Creative Officer Narasi Jovial DA Lopez.

Rektor Unhas Prof. JJ –singkatan nama Jamaluddin Jompa– sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap lahir inovasi dan perubahan yang berarti dari gagasan yang dibawa oleh para peserta.

“Ini bukan sekedar kompetisi, tetapi tentang apa yang bisa dilakukan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik,” tuturnya.
Kegiatan ini, lanjut Prof. JJ merupakan kolaborasi antara Narasi dan Kedubes Australia dalam rangka menjawab berbagai tantangan sosial dengan menghadirkan solusi yang berbasis data.

“Kami berharap agar kolaborasi Narasi dan Kedubes Australia ini dapat menjawab berbagai tantangan sosial,” imbuhnya.

Apresiasi juga datang dari Dubes Australia untuk Indonesia Rod Brazler. Ia menegaskan bahwa sebagai duber, ia sangat antusias untuk semakin memperkuat kerja sama satu dengan yang lain.

“Australia dan Makassar memiliki hubungan sejarah yang kuat sejak ratusan tahun lalu melalui jalur perdagangan laut,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi ini merupakan perpaduan yang luar biasa, sebab dapat membuka jalan untuk memperkuat jaringan pemuda Indonesia.

“Ini adalah contoh kuat. Pendidikan jadi dasar hubungan Indonesia dan Australia,” ucapnya.
Jovial DA Lopez yang merupakan Chief Creative Officer Narasi menyampaikan tentang pentingnya pengetahuan jurnalisme saat ini, lantaran fakta dan viralitas adalah dua hal yang berbeda sehingga sangat penting untuk melakukan edukasi.

“Jurnalisme zaman now sangat penting karena fakta dan viralitas adalah dua hal yang berbeda. Jadi sangat penting untuk kita mengetahui kredibilitas produk jurnalistik,” katanya.

Ia pun mengajak agar anak muda untuk terlibat aktif dalam menjawab berbagai isu sosial. Sebab menurutnya, perubahan akan hadir pada mereka yang aktif untuk terlibat.

“Jangan menunggu secara pasif. Hal baik tidak akan terjadi pada orang yang diam, maka dari itu kita harus aktif terlibat,” tutupnya. (yus)



×


KGSI Diharap Lahirkan Inovasi dan Solusi Berbasis Data

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link