Chelsea (2) vs Swansea City (2)
Mantan Juara Premier League musim lalu Chelsea mengawali awal musim kompetisi dengan hasil yang buruk. The Blues harus berbagi satu poin dengan Swansea City setelah ditahan imbang 2-2 di Stamford Bridge, Minggu (8/08) dini hari. Hasil ini merupakan star yang buruk bagi Chelsea sebagai juara bertahan.
Diawal laga, Chelsea tampil meyakinkan. Hasilnya, Oscar membuka skor untuk The Blues tetapi berhasil disamakan oleh Andrew Ayew. Gol bunuh diri Federico Fernandez sempat melambungkan asa tuan rumah sebelum akhirnya Bafetimbi Gomis memaksakan hasil imbang dari titik putih.
Di babak kedua, Chelsea masih terus berusaha menambah keunggulan. Namun petaka justru terjadi di kubu tuan rumah setelah Courtois melanggar Bafetimbi Gomis di kotak penalti.
Akibatnya Courtouis diusir wasit di menit 52 dan Swansea mendapatkan hadiah penalti. Gomis yang menjadi algojo penalti berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna sekaligus menyamakan kedudukan.
Jose Mourinho merasa sangat kecewa dengan kinerja tim medis Chelsea selama menangani Eden Hazard saat timnya ditahan imbang 2-2 oleh Swansea City di Stamford Bridge.
Chelsea harus bermain dengan 10 orang pemain setelah Thibaut Courtois melanggar Bafetimbi Gomis di kotak terlarang. Gomis sendiri pula yang mengeksekusi penalti untuk menyamakan kedudukan.
Setelah itu Hazard sempat mengalami cedera dan tim medis merawatnya di pinggir lapangan untuk beberapa saat. Hal ini membuat Mourinho cemas karena hanya ada sembilan pemain yang berada di lapangan.
“Saya tidak senang dengan staf medis saya karena jika Anda seorang dokter atau sekertaris di bangku cadangan, Anda harus memahami permainan. Jika Anda pergi ke lapangan untuk membantu pemain, maka Anda harus yakin bahwa pemain memiliki masalah serius,” kata Mourinho.
“Saya yakin Eden tidak memiliki masalah serius. Dia hanya cedera ringan dan kelelahan. Tim medis membuat kami memainkan delapan pemain dengan serangan balik setelah set piece dan kami khawatir tidak punya cukup pemain yang tersisa.
Manajer Swansea City Garry Monk menganggap Thibaut Courtois memang pantas mendapatkan kartu merah saat timnya menahan imbang Chelsea dengan skor 2-2.
The Blues dalam keadaan unggul 2-1 saat Courtois menjatuhkan Bafetimbi Gomis di kotak terlarang. Wasit Michael Oliver lantas mengganjar sang kiper dengan kartu merah dan Swansea mendapat hadiah penalti.
Gomis sendiri yang akhirnya mengeksekusi penalti sehingga berhasil menyamakan kedudukan. Menurut Monk, tindakan wasit sudah benar dengan mengusir Courtois setelah melanggar Gomis.
“Itu jelas peluang gol jadi sangat pantas mendapat kartu merah,” kata Monk kepada BBC Sport.
“Itu adalah peluang gol. Menurut peraturan hukumannya mendapat kartu merah dan kami mendapatkan hak kami hari ini. (bs/cha)
Buruk The Blues
×

