pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sorring Minta TIF ke-3 Lebih Semarak

RANTEPAO, BKM — Obyek wisata perkampungan adat Ke`te Kesu` milik keluarga besar Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Buntang Rombelayuk, kembali ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sebagai tempat penyelenggaraan Toraja International Festival (TIF) ke-3. Even ini akan berlangsung 14-16 Agustus mendatang.
Sebagai persiapan, jajaran Pemkab Toraja Utara melaksanakan kerja bakti di lokasi tersebut, Selasa (11/8). Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Frederik Batti Sorring bersama Wakilnya Frederik Buntang Rombe Layuk, melibatkan Satpol PP, staf Dinas Pariwisata, mahasiswa UKI dan masyarakat setempat.
Usai kerja bakti, bupati dan wabup menggelar rapat pemantapan panitia di ruang rapat bupati, yang dihadiri penyelenggara Franky Raden.
Bupati memberi apresiasi terhadap pelaksanaan TIF di wilayahnya. Dia meminta kepada penyelenggara agar even bertaraf international ini lebih meriah dan semarak dari tahun sebelumnya.
Untuk itu dia mengajak semua stakeholder bekerja ekstra mempersiapkan segala sesuatu. Sebab acara ini disaksikan langsung wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara.
”Kegiatan ini sifatnya sebagai promosi wisata. Karenanya, atraksi dan kegiatan yang dilaksanakan lebih kental menonjolkan adat dan budaya Toraja yang usianya ratusan tahun, seperti kuburan di batu,” jelas Sorring.
Direktur TIF Franky Raden, menjelaskan persiapan penyelenggara sudah final. Dia berharap peran aktif TNI dan Polri, masyarakat serta pemuda untuk mendukung suksesnya perhelatan ini.
”Kita berharap pelaksanaan TIF mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan di Toraja Utara dari tahun ke tahun,” ujar Franky.
Terpuisah, Ketua Yayasan Ke`te Kesu` Ne’ Layuk menjelaskan, sejak TIF dilaksanakan di obyek wisata perkampungan adat Ke`te Kesu`, jumlah kunjungan wisata meningkat tajam.
”Kepada penyelenggara, keluarga besar berharap hiburan biasa boleh-boleh saja, tetapi kesenian dan menggali kembali yang masih asli di masyarakat hendaknya lebih ditonjolkan. Bila perlu diselingi juga dengan adat dan budaya dari daerah lain,” ujar Ne` Layuk. (gus/rus/c)



×


Sorring Minta TIF ke-3 Lebih Semarak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar