MAKASSAR, BKM–Sebanyak 55 calon direksi enam perusahaan daerah (Perusda) Kota Makassar akan mengikuti tes and proper tes dihadapan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Sabtu (15/8) mendatang.
Sebanyak 55 calon direksi tersebut dinyatakan lulus tes kesehatan pekan lalu, dan berhak untuk mengikuti tes wawancara dihadapan wali kota.
Dari sekian nama calon direksi tersebut, terdapat nama-nama yang santer disebut calon kuat menjabat direktur utama. Termasuk dua nama dari politisi Kota Makassar dari Partai Golkar yakni Haris Yasin Limpo yang bertarung di jabatan Dirut PDAM Kota Makassar dan Irianto Achmad calon dirut PD Parkir Makassar Raya.
Selain keduanya, juga santer didengar nama Hamzah Ahmad yang juga bertarung diposisi Dirut PDAM, Syamsul Bahri di jabatan Dirut PD Pasar, Arifuddin calon Dirut BPR, Muhammad Nurdin Nani dan Sudirman Lanurung yang bertarung di posisi Dirut RPH serta Hakim Syahrani di posisi Dirut PD Terminal.
Calon Dirut PDAM, Haris Yasin Limpo yang juga adik kandung Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo kepada BKM enggan mengomentari informasi yang menyebut namanya sebagai calon kuat memimpin perusda strategis milik Pemkot Makassar.
“Janganmi saya komentari pencalonan itu. Tidak enak,” kata Haris.
Namun Haris mengatakan, sebagai salah satu calon, dirinya sudah mengikuti semua tahapan yang
harus dilalui. Termasuk melengkapi semua berkas dan persyaratan yang harus dipenuhi.
Dia juga menyatakan kesiapan mengikuti fit and proper test yang akan digelar dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Perusda Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Kota Makassar, Akbar Gobel saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan semua calon memiliki peluang yang sama untuk menduduki jabatan tersebut. “Sudah ada 55 nama yang tersaring dari 57 nama sebelumnya. Mereka memiliki peluang yang sama menduduki jabatan yang dikehendaki,” kata Akbar, kemarin.
Akbar juga menambahkan, pelaksanaan fit and proper tes untuk calon dirut seluruh perusda akan ditayangkan langsung melalui televisi lokal dan untuk calon direksi lainnya akan live di radio. “Untuk posisi direktur utama fit and proper tesnya akan live di televisi. untuk yang lain di radi,o”tambah Akbar.
rencananya, tes akan dimulai Sabtu pukul 15.01 Wita hingga 17.00 Wita dengan durasi berbeda-beda yakni antara 10-25 menit, kemudian dilanjutkan dengan direktur lain yang dimulai pada pukul 17.00 hingga pukul 22.00 Wita.
Untuk hari Minggu (16/8), panitia belum menentukan jam berapa dimulai, yang jelas pansel mengancang-ancang durasi waktu yang digunakan setiap orang sekitar 9 menit.
Terpisah, anggota DPRD Kota Makassar merespon positif fit and proper tes dihadapan wali kota. Hanya saja, dewan mengancam siap melaporkan ke aparat penegak hukum jika ditemukan ada calon direksi titipan.
” Kami mendukung sikap wali kota yang memantau langsung jalannya fit and proper tes. Ini dilakukan agar wali kota bisa melihat sendiri calon yang layak dipilih sesuai kemampuan dan pengetahuan mereka. Apalagi untuk menduduki jabatan direksi perusda sesuai Peraturan Kementerian Dalam Negeri, harus melalui mekanisme uji kepatutan dan kelayakan,”ujar anggota Komisi B, Sampara Syarif, kemarin.
Sampara juga meminta wali kota objektif dalam memilih direksi perusda tanpa ada yang perlu ditutup-tutupi, seperti calon titipan.” Inilah gunanya fit and proper tes dilakukan di depan wali kota dan ditayangkan di televisi agar secara langsung wali kota dan masyarakat bisa melihat sendiri kemampuan calon direksi perusda,”ujarnya
Hal yang sama dikatakan Wakil Ketua Komisi B, Hasanuddin Leo.
Menurutnya, wali kota memiliki cara tersendiri dalam mengangkat direksi perusda agar tidak ada istilah calon titipan yang ujung-ujungnya gratifikasi. tapi seandainya terjadi, maka calon tersebut harus digugurkan dan dilaporkan ke pihak penegak hukum. “Bagaimana bisa memimpin jika mereka sudah berani bermain curang demi meloloskan dirinya dihadapan wali kota,”ucapnya.(man-ita/b)
Dua Politisi Golkar Calon Kuat Duduki Dirut
×

