pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemprov Kurban 100 Ekor Sapi

MAKASSAR, BKM — Jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akan memotong hewan kurban sebanyak 100 ekor sapi pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. Angka tersebut bertambah dari sebelumnya, yang berjumlah 68 ekor.
Kepala Bidang Agama pada Biro Mental Spiritual Pemprov Sulsel, H Herman menjelaskan, untuk lebaran Idul Kurban kali ini, Gubernur Syahrul Yasin Limpo dan keluarga menyiapkan enam ekor sapi. Sementara Wakil Gubernur, Agus Arifin Nu’mang empat ekor dan Sekretaris Provinsi, Abdul Latif tiga ekor.
Selain dari ketiganya, 100 hewan kurban yang akan dipotong berasal dari SKPD yang ada di lingkup pemprov. Diantaranya Dinas Sosial empat ekor sapi, Dispenda delapan ekor, Dinas Bina Marga lima ekor, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman delapan ekor, Dinas Peternakan 10 ekor dan Badan Kesbang lima ekor. Sementara SKPD lain bervariasi, antara satu hingga dua ekor sapi.
Khusus untuk hewan kurban gubernur, dua ekor akan dikurbankan di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Sungai Tangka pada Hari Raya Idul Kurban. Sementara sisanya disebar ke sejumlah masjid.
“Tahun lalu 68 ekor sapi yang dikurbankan. Tahun ini meningkat menjadi 100 ekor,” kata Herman usai penyerahan secara simbolik sapi kurban dari Gubernur Sulsel ke sejumlah pengurus masjid yang ada di Sulsel.
Selain disalurkan ke sejumlah masjid, sapi kurban dari pemprov ada juga yang didistribusikan ke pesantren, pantai asuhan, dan kaum dhuafa.
Menurut rencana, Gubernur Sulsel bersama Sekprov dan sejumlah pejabat SKPD akan melaksanakan salat Idul Kurban di Lapangan Karebosi.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ditemui di Kantor Gubernur, Jumat (9/9) menjelaskan, karena kesibukan dan agenda kerjanya yang cukup padat, dirinya tidak bisa jauh-jauh meninggalkan ibu kota Sulsel, Makassar.
Selain itu, kata Syahrul, Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto sangat berharap dirinya melaksanakan salat Id di Lapangan Karebosi bersama-sama.
“Wali Kota juga minta sekali-kali saya salat Id di Karebosi. Tadinya mau ke luar daerah. Namun dengan kegiatan yang cukup banyak, tidak memungkinkan. Apalagi banyak tamu dari luar yang harus dihandle,” pungkasnya.
Berbeda dengan gubernur dan sekprov, tahun ini, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang bersama istri melaksanakan salat Id di Tanah Suci. Karena di musim haji tahun ini, orang nomor dua di Sulsel itu menunaikan rukun Islam kelima alias berhaji.
Sama seperti Syahrul, Danny -sapaan akrab Wali Kota Makassar– juga akan menunaikan salat Idul Adha di Lapangan Karebosi, Senin (12/9) mendatang. Menurutnya, lebaran di Lapangan Karebosi sudah rutin dilaksanakan bersama seluruh masyarakat dan pejabat lainnya.
Sementara Wakil Wali Kota, Syamsu Rizal, juga akan melaksanakan salat Idul Adha di Makassar. Hanya saja, Deng cal belum bisa memastikan apakah dia berlebaran di Lapangan Karebosi atau tempat lain.
”Rencananya salat di Lapangan Karebosi atau di Unismuh. Tapi nantilah dilihat di mana jadinya,” ujarnya singkat.
Untuk pelaksanaan salat Idul Adha yang dipusatkan di halaman kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir dijadwalkan bertindak sebagai khatib. Kepastian kehadiran Haedar disampaikan Ketua Panitia Peringatan Hari-hari Besar Islam (PHBI) Unismuh Makassar, H Kamaruddin Moha didampingi Humas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Asnawin Aminuddin, Kamis (8/9).
“Kami mengundang beliau (Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir) saat menghadiri acara pelantikan Rektor Unismuh Makassar (Rabu, 10 Agustus 2016). Dan Alhamdulillah beliau sudah mengkonfirmasi akan menjadi khatib salat Idul Adha di Kampus Unismuh Makassar,” kata Kamaruddin.
Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unismuh Makassar ini menambahkan, sudah banyak pengurus Muhammadiyah, pejabat, dan politisi yang sudah menyatakan akan melaksanakan salat Idul Adha di Kampus Unismuh Makassar setelah mendengar kabar kesediaan Haedar Nashir menjadi khatib.
“Ada guru besar yang juga seorang ulama jauh-jauh hari sebelumnya sudah menyatakan tidak akan menerima undangan menjadi khatib shalat id, karena ingin salat id di Kampus Unismuh Makassar, kalau Pak Haedar jadi khatib. Sejumlah pejabat dan politisi juga sudah menyatakan akan salat id di kampus Unismuh Makassar karena alasan yang sama,” terang Kamaruddin.
Menyinggung hewan kurban yang akan dipotong di Kampus Unismuh, mantan Wakil Rektor III Unismuh Makassar ini mengatakan, tahun lalu tercatat tujuh ekor sapi dan tiga ekor kambing yang dipotong.
“Tahun ini mungkin kurang lebih sama dengan tahun lalu,” kata Kamaruddin, seraya menambahkan bahwa seusai salat id dilanjutkan dengan acara ramah-tamah di Auditorium Al-Amien kampus Unismuh Makassar. (rhm-arf/rus)



×


Pemprov Kurban 100 Ekor Sapi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar