pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mengulang Sejarah

BIRMINGHAM, BKM–Manchester United kembali akan menjalani laga penting di pertandingan kedua Premier League. Sukses menumbangkan Tottenham di laga pembuka, tim asuhan Luiz Van Gaal ini akan bermain tandang di Villa Park, kandang Aston Villa, Sabtu (15/8) dinihari.
Pertandingan ini sekaligus menguak catatan sejarah. Sejak tahun 1995, Setan Merah tak pernah terkalahkan di kandang Villa. Dalam laga selama ini, MU juga telah mencetak total 21 gol dalam tujuh pertemuan terakhir di liga, atau rata-rata membuat tiga gol per pertemuan.
Aston Villa sendiri tidak pernah mengalahkan Manchester United di kandang di Premier League sejak Agustus 1995. Catatannya imbang lima kali dan kalah 12 kali.
‘Setan Merah’ telah memenangi laga melawan Aston Villa sebanyak 32 kali, lebih banyak dari yang didapatkan tim manapun dari satu lawan sepanjang sejarah Premier League.
Aston Villa cuma memenangi satu dari 39 pertemuan terakhir di Premier League melawan Manchester United. Catatannya adalah 28 kali kalah, 10 imbang, dan satu kemenangan.
MU telah mencetak 21 gol ke gawang Villa dalam tujuh pertandingan terakhir di Premier League, mencatatkan rata-rata tiga per laga.
Wayne Rooney telah mencetak gol ke gawang Aston Villa lebih banyak daripada ke tim lain, yakni 13 gol.
Sejak awal 2013/2014, Rudy Gestede telah mencetak 20 gol sundulan di liga, lebih banyak daripada pemain manapun di empat kasta teratas sepakbola Inggris.
Louis van Gaal telah menggunakan 38 pemain berbeda untuk MU di Premier League sejak awal musim lalu, lebih banyak dari klub-klub lain di periode ini. Tak termasuk laga-laga Paskah dan Natal/Tahun Baru, ini merupakan laga Premier League di hari Jumat yang pertama sejak Arsenal menang 5-0 atas Leeds United pada 16 April 2004.
Aston Villa sudah tidak memenangi dua laga pembuka mereka di Premier League sejak 1999/2000.
MU telah mencatatkan clean sheet di seluruh tiga laga Premier League di mana David de Gea tidak tampil sejak awal 2013/2014.
Pemain MU, Schweinsteiger sebenarnya sempat diragukan bisa main pada laga ini. Pesepakbola berusia 31 tahun itu sempat mengalami cedera betis saat mengikuti tur pramusim MU di Amerika Serikat.
“Saya sempat diganggu cedera ini selama tiga atau empat hari di Amerika dan itu tak terlalu bagus untuk ritme saya,” aku Schweinsteiger kepada MUTV.
Schweinsteiger berharap kondisi fisiknya akan terus membaik untuk laga melawan Aston Villa dan sudah mencapai 100% saat timnya bertemu Club Brugge di leg pertama play-off Liga Champions pada pekan depan.
“Sesi latihan juga sangat penting bagi saya. Saya makin membaik dan saya berharap sudah 100% fit pada pekan depan,” kata Schweinsteiger. (bs/cha)



×


Mengulang Sejarah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar