pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

DPRD Tegaskan tak Ada Pelantikan Bupati Jadi Raja

GOWA, BKM — DPRD Kabupaten Gowa meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu sesat soal Lembaga Adat Daerah (LAD). Ketua DPRD, Anzar Zaenal Bate mengungkapkan, dalam Perda LAD tak ada sama sekali pengangkatan ataupun pelantikan Bupati Gowa sebagai raja ataupun sombayya.
Pascapengukuhan LAD sendiri, memang beredar isu pengangkatan bupati sebagai Raja Gowa. Namun, menurutnya isu itu sama sekali tidak benar.
“Saya sendiri yang mengukuhkan beliau (Bupati Gowa). Bupati hanya dikukuhkan sebagai Ketua Lembaga Adat Daerah (LAD), tidak lebih,” ujarnya, kemarin.
Lebih jauh, ia mengungkapkan jika dalam Perda LAD tidak ada yang menyebutkan bupati sebagai raja ataupun sombayya. Karena posisi perda ini soal pelestarian adat istiadat dan budaya Gowa, maka di ketentuan umum ada disebutkan ketua LAD menjalankan fungsi sombayya.
“Karena sejak Gowa bergabung dengan NKRI, tidak ada lagi raja ataupun sombayya. Jadi Perda No 5 Tahun 2016 bukan terkait pengangkatan raja. Perda ini tentang penataan lembaga adat dan budaya daerah,” ucapnya.
Terkait dibongkar paksanya brankas penyimpanan pusaka Kerajaan Gowa, Anzar menjelaskan, itu dilakukan oleh tim investigasi. “Jadi tidak dilakukan oleh pemkab, tapi ini dilakukan berdasarkan keputusan rapat muspida. Saat itu hadiri unsur kepolisian, TNI, Wabup Gowa, DPRD, Kaban Satpol PP dan mengundang wartawan untuk menyaksikan langsung hingga proses dihitungnya seluruh pusaka yang ada,” terangnya. (rls)



×


DPRD Tegaskan tak Ada Pelantikan Bupati Jadi Raja

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar