pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bangun Ikon Baru Menuju Kota Metropolitan

DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare menjadikan lima proyek sebagai skala prioritas pada tahun anggaran 2016. Hasilnya pun kini telah dinikmati dan dirasakan masyarakat.
Lima proyek andalan itu, diantaranya Tonrangen River Side yang terletak di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat. Pembangunannya menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN tahun anggaran 2016 senilai Rp25 miliar.
Tonrangen River Side dibangun dalam rangka memajukan program pemerintah medical treatment (perawatan medis). Fasilitas ini menghubungkan Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Hasri Ainun Habibie.
Pembangunan Tonrangen River Side ini ternyata mendapat animo masyarakat. Bahkan telah menjadi obyek wisata. Warga Kota Parepare dan dari luar Parepare menyediakan waktu khusus untuk datang ke tempat ini. Mereka berfoto selfie untuk kemudian diunggah di media sosial. Tonrangan River Side kini telah menjadi ikon baru Kota Parepare.
Pada kegiatan infrastruktur, Dinas PUPR melaksanakan proyek pelebaran Jalan Jenderal Sudirman. Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 sebesar Rp27,5 miliar dikucurkan. Tujuannya untuk mendukung Parepare menjadi kota metrpoloitan. Akses jalan ini menghubungan poros Sulawesi Selatan dan bagian utara. Kehadirannya bisa mengurangi kemacetan jika hendak keluar dari Kota Parepare.
Jalan Jenderal Sudirman dibuat menjadi dua jalur dengan empat lajur. Dilengkapi fasilitas lampu jalan yang begitu terang benderang. Panjangnya 4 km, dari Kelurahan Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat hingga Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.
Ada pula proyek pembangunan reservoir berkapasitas 1.000 meter kubik. Juga pengadaan bor sumur dalam sebanyak enam titik. Kegiatan ini sudah terlaksana di tahun anggaran 2016 melalui DAK, IPD dan penyertaan model sebesar Rp26,2 miliar.
Keberadaan reservoir dan sumur dalam ini setidaknya telah dapat mengatasi kekurangan air bagi masyarakat Kota Parepare di saat musim kemarau.
Dibangun pula toilet senilai Rp1,2 miliar, bersumber dari DAK dan IPD sanitasi. Fasilitas umum ini ditempatkan di alun-alun lapangan Andi Makkasau dan Pasar Senggol Kota Parepare.
Pembangunan dua toilet ini mendapat perhatian serius dari masyarakat. Sekelompok kecil orang bahkan menggelar aksi memprotes proyek tersebut. Namun setelah selesai, mereka baru sadar bahwa proyek yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat. Dana yang digunakan dinilai sangat wajar, karena dilengkapi asesoris di dalamnya. Termasuk IPAL (Instalasi Penjernihan Air Limbah).
Fasilitas untuk pejalan kaki juga diperbaiki. Pembangunan trotoar ini menelan dana Rp3 miliar. Para pejalan kaki bisa menikmai aktivitas mereka, karena bisa terhindar dari kerawanan terjadinya kecelakaan lalulintas.
Proyek untuk kepentingan masyarakat umum dilaksanakan Dinas PUPR Kota Parepare di bawah nahkoda Ir Samsuddin Taha. Secara teknis ia menindaklanjuti ide-ide cemerlang dari Wali Kota Dr HM Taufan Pawe,SH.MH.
Ayah tiga anak ini tak kenal lelah dalam melaksanakan tugas. Diapun tak merasa risih jika harus ditegur dan dimarahi pimpinan. Apalagi jika ada sesuatu yang dianggap melenceng. Semuanya berusaha diperbaiki, sehingga kualitas pembangunan tetap terjaga.
Tak kenal malam maupun siang, Samsuddin Taha turun langsung ke lokasi melihat kegiatan yang tengah dilaksanakan. Kritik dan saran yang disampaikan wali kota terkait kualitas proyek, langsung ditindaklanjutinya ke lapangan. Ia juga mengevaluasi rekanan, pengawas, dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen).
Suami Sariyah Abubakar ini terus berupaya untuk menunjukkan loyalitas terhadap atasan dan pekerjaan. ”Saya harus bekerja lebih baik demi Kota Parepare dua kali lebih baik,” ujarnya.
Di tahun 2017 ini, ada keinginan wali kota untuk membangun Mattirotasi Water Park. Proyek itupun segera terealisasi. Dana yang disiapkan sebesar Rp20 miliar, bersumber dari APBD 2017 Kota Parepare.
”Kita mempercantik dan menata Kota Parepare menjadi lebih baik atas ide Pak Wali Kota. Kita berharap, pembenahan yang terus dilakukan akan menjadikan Parepare sebagai kota tujuan. Bukan lagi persinggahan,” tandasnya. (samiruddin)



×


Bangun Ikon Baru Menuju Kota Metropolitan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar