pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rp3,5 Triliun, 34 Program, 960 Kegiatan

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan serapan anggaran di tahun 2017 sebesar Rp3,5 triliun. Total 34 program prioritas yang dapat direalisasikan.
Ada sebanyak 960 kegiatan yang akan dilaksanakan. Semuanya berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Hal itulah yang dibahas pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2018. Kegiatan ini dibuka Sekretaris Kota (Sekkot) Ibrahim Saleh di Hotel Grand Clarion, Senin (6/3).
”Serapan anggaran juga ditarget dari hasil musrenbang yang mengakomodasi 15 kecamatan yang ada. Untuk seluruh kecamatan ditarget menyerap anggaran hingga Rp700 miliar,” sebutnya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Iriani Ridwan menyampaikan, Musrenbang RKPD tahun 2018 ini fokus dalam prioritas program yang diajukan terkait pengembangan infrastruktur di Kota Makassar. Dimana dalam program perioritas ini, 78 persen diantaranya adalah infrastruktur.
“2018 tahun dimana kita sudah berjalan yang dipadupadankan RPJMD lima tahun. Prioritas program dan penganggaran juga sudah jelas di 34 program yang berjalan. Lebih jelasnya itu besok (hari ini), karena sudah masuk dalam inti. Seluruh SKPD masih akan melakukan pengkajian di hari kedua,” ujarnya.
Usulan pembangunan infrastruktur pada Musrenbang RKPD tahun 2018 berdasarkan hasil dari kegiatan yang sama pada tingkat kelurahan, kecamatan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pelaksanaannya untuk menyikapi persoalan yang menjadi keluhan masyarakat mengenai genangan air dan banjir.
Kepala Bidang Bangunan Air Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Fuad Azis, mengatakan pihaknya telah berupaya melakukan pembenahan terhadap genangan air dengan berkoordinasi ke Pemprov Sulsel, serta Balai Jalan. Pihaknya juga menggunakan dana hibah dalam melakukan pembenahan drainase atau bangunan air.
”Sejauh ini, di Kota Makassar titik genangan air telah berkurang. Sekarang terdata 28 titik genangan air kritis, dari sebelumnya 32 titik genangan,” kata Fuad Azis.
Ia menyebutkan, Dinas PU menargetkan per tahun rampung satu titik genangan yang bisa teratasi. Namun tidak menutup kemungkinan, dalam perjalanannya dapat diselesaikan tiga sampai empat titik, seperti yang sudah dilakukan tahun lalu.
”Memang, untuk pembenahannya membutuhkan Rp265 miliar. Tetapi itu tidak menjadi penghalang, karena kita juga sudah mengusulkan semua ke pusat,” terangnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Muhtar Tahir, menjelaskan tentang hasil musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan yang telah dilaksanakan dengan menghadirkan seluruh stakeholder dan mendengar usulan. Program prioritas Dinsos, yakni meminimalisir keberadaan anak jalanan dan pemberdayaan pembinaan, rumah hati dan rumah bangsal. Dalam pelaksanaannya, program prioritas yang dibentuk mengacu pada RPJMD.
“Kita sudah usulkan beberapa program yang menjadi prioritas. Yakni meminimalisir keberadaan anak jalanan dan pemberdayaan pembinaan, rumah hati dan rumah bangsal. Program itu kita susun setelah pelaksanaan musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan,” katanya. (arf/rus)



×


Rp3,5 Triliun, 34 Program, 960 Kegiatan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar