SETAHUN sudah HM Thorig Husler dan Irwan Bachri Syam memimpin Kabupaten Luwu Timur. Berbagai cara dilakukan pasangan bupati dan wakil bupati ini untuk dapat mewujudkan programnya. Mewujudkan Luwu Timur menjadi daerah Terkemuka di tahun 2021 mendatang merupakan target yang akan dicapai.
Luwu Timur terkemuka masih menjadi tanda tanya sebagian masyarakat. Namun, kebersamaan dan kekompakan kedua pemimpin di daerah yang dijuluki Bumi Batara Guru ini akan menjawabnya. Pejabat yang ada di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bahu membahu mewujudkan program itu.
Dengan kebersamaan, kata Husler, target Luwu Timur terkemuka dapat tercapai sesuai dengan harapan seluruh masyarakat yang ada di Luwu Timur ini. “Tidak ada yang tidak dapat kita capai selagi kita masih terus berusaha dan bersama-sama. Optimis itu wajib dan Allah yang menentukan semuanya,” kata Husler.
Pria kelahiran Palopo, 19 April tahun 1963 ini juga tidak henti-hentinya menegaskan kepada seluruh pejabatnya untuk selalu menyatukan langkah. Di setiap pertemuan, kalimat tersebut kerap dilontarkannya. Itu ia lakukan demi mewujudkan harapan seluruh masyarakat sesuai dengan janji politiknya saat pilkada 9 Desember 2015 lalu.
“Jadilah pemimpin. Jangan jadi pembesar. Pembesar itu tipikalnya pemimpin yang suka dipuji. Jadilah pimpinan yang baik, visioner namun tetap taat aturan. Jangan menjerumuskan pimpinan dengan istilah asal bapak senang. Tapi jadilah bawahan yang mampu memberi saran terhadap berbagai kebijakan yang akan dijalankan,” tandasnya.
Dalam kepemimpinan Husler dan Irwan ini telah tercatat sebanyak 119 program. Kegiatan telah disusun dalam Rencana Pembangunan jangan Menegah Daerah (RPJMD) dan wajib diwujudkan. Diantaranya, program bantuan SPP bagi mahasiswa, bantuan seragam sekolah, dan pembangunan infrastruktur.
Menurut ayah lima anak ini, seluruh program kerja yang telah direncanakan tersebut dapat terealisasi atau berjalan sesuai dengan harapan pemeritah daerah (pemda) dan masyarakat. Seluruh elemen masyarakat juga diminta untuk dapat membantu dalam mewujudkan program pemerintah dengan cara mengawal setiap kegiatan yang ada.
“Tentunya kita selalu mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal kegiatan, terutama pembangunan fisik. Kemudian sinergitas antara masyarakat terhadap apa yang diharapkannya, juga dapat bersama mengawal baik dari tingkat desa, kecamatan dan maupun tingkat kabupaten,” ungkap Husler.
Dijelaskan, untuk tahun 2017 ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk pemberian bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang telah berprestasi dan tidak mampu tanpa memandang derajat seseorang.
Sementara untuk infrastruktur, pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah mempersiapkan anggaraan sebesar Rp179 miliar. Anggaran tersebut nantinya akan direalisasikan di sejumlah kegiatan sesuai dengan visi dan misi seperti irigasi, air bersih, sanitasi, dan drainase lintas kecamatan dan desa.
Ia merinci, tahun 2017 ini pemerintah akan mengerjakan jalan sepanjang 50 kilometer aspal. Beton 10 kilometer. Jembatan lima unit, jaringan irigasi 25 kilometer, dan bendung maupun bendungan lima unit.
Pada sektor kesehatan, pemerintah juga sudah merencanakan pembangunan rumah sakit tipe C di Kecamatan Malili. Untuk tahun ini, Dinas Kesehatan melakukan uji kelayakan dan pengadaan tanah.
“Kita juga mengadakan motor operasional sebanyak enam unit untuk bidan, mobil ambulans dan mobil jenasah masing-masing satu unit,” ujarnya.
Sejak Thorig Husler menggantikan Andi Hatta Marakarma sebagai bupati, sejumlah penghargaan telah diraih. Salah satunya penghargaan yang cukup bergengsi, yakni Plakat Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat di Jakarta. (alpian alwi)
Optimis Wujudkan Lutim Terkemuka
×

