pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dinihari Pesta Sabu di WC Masjid

MAROS, BKM — Kelakuan dua pria ini cukup edan. Mereka yang diduga memiliki penyimpangan seksual alias gay tepergok polisi kala pesta narkoba jenis sabu.
Tempatnya pun tak biasa. Melainkan di kamar WC masjid. Kejadiannya di WC Masjid Al-Markaz Maros, Minggu dinihari (9/4) pukul 03.00 Wita.
Mereka yang diamankan masing-masing Supardi alias Ical (27) dan Harfin alias Pino (21). Keduanya kemudian digiring ke Mapolsek Turikale, Maros.
Bermula ketika petugas unit Opsnal Polsek Turikale tengah menggelar patroli. Namun di tengah perjalanan, petugas hendak buang air kecil dan singgah di masjid.
Tapi pintu WC tertutup rapat. Polisi itu pun menunggu. Penantian berlangsung cukup lama. Kira-kira 30 menit.
Insting petugas langsung bekerja. Diapun berusaha menguping apa yang terjadi di dalam WC. Tujuannya untuk memastikan siapa dan apa yang terjadi.
Terdengarlah suara orang yang tengah mengisap sesuatu. Ada pula bunyi-bunyian seperti air yang tengah mendidih. Terlihat juga asap yang mengepul. Polisi itupun memastikan dua orang yang berada di dalam tengah berpesta sabu.
Tok…tok…tok. Sang petugas mengetuk pintu WC. Keduanya pun keluar. Alangkah kagetnya mereka karena melihat polisi yang datang.
Upaya menyembunyikan barang bukti langsung dilakukan. Namun aparat yang telah berdiri di depan pintu meminta keduanya membukanya lebar-lebar.
Keduanya kemudian digeledah. Polisi menemukan sejumlah barang bukti. Masing-masing satu alat isap (bong) yang terbuat dari botol air minerl. Sebuah pireks. Sebuah plastik bening sisa sabu.
Ada juga korek api gas satu buah. Satu unit HP merek Samsung lipat warna merah. Ikut diamankan satu unit motor motor Yamaha X-Ride warna merah putih yang dikendarai keduanya datang ke lokasi. Selanjutnya mereka digiring ke Mapolsek Turikale untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Di depan polisi yang memeriksanya, kedua pelaku mengakui perbuatannya tengah mengisap sabu di kamar WC Masjid Al-Markaz. Barang haram tersebut dibelinya di Jalan AP Petta Rani seharga Rp200 ribu.
”Setelah barangnya ada, saya jemput teman saya Supardi di rumah kosnya Jalan Ratulangi, Maros. Selanjutnya kami berdua ke kamar WC Masjid Al-Markaz,” jelas Harpin.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi, kemarin mengaku telah menerima informasi tertangkapnya dua pemuda yang tepergok pesta sabu di kamar WC Masjid Al-Markaz.
”Iya, informasinya sudah saya terima. Keduanya tepergok saat Tim Opsnal Polsek Turikale sedang berpatroli. Salah seorang petugas yang hendak buang air yang menemukan keduanya pesta sabu di kamar WC masjid,” terang Dicky.
Dicky mengindikasikan ada diantara mereka yang memilik seks menyimpang. Polisi masih mengembangkan kasus ini, dengan mengejar pelaku yang memasok sabu.
”Seorang pelaku merupakan mahasiswa. Satu lainnya buruh tani. Keduanya warga Jalan Asrama 721 Kelurahan Teppo, Kecamatan Atappanua, Kabupaten Pinrang,” jelas Dicky. (ish/rus)



×


Dinihari Pesta Sabu di WC Masjid

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar