MAKASSAR, BKM — Warga Sapiria, Kelurahan Lembo baru saja usai menunaikan salat Jumat (21/4). Jarum jam menunjuk pukul 13.45 Wita.
Suasana yang sebelumnya lengang berubah menjadi gaduh. Jamaah masjid bergegas mengangkat sajadah, sesaat setelah melihat gumpalan asap mengepul dari kawasan kediamannya. Mereka kemudian berjibaku dengan api yang melalap rumah warga.
Suara histeris silih berganti terdengar. Di saat yang lain tengah menjinakkan api secara manual, ada pula yang mencari sanak keluarganya.
Tak lama kemudian terdengar bunyi sirene mobil pemadam kebakaran. Armada damkar menyebar ke sejumlah ruas jalan yang ada di kawasan itu. Proses pemadaman api dilakukan bekerja sama 15 petugas damkar, aparat Polsek Tallo serta masyarakat setempat. Si jago merah berhasil dikuasi sekitar pukul 15.15 Wita.
”Sebanyak 11 rumah yang dihuni 26 kepala keluarga (KK) ludes terbakar. Salah satunya milik ketua RT setempat,” kata Kepala Bidang Operasi Damkar Kota Makassar, Hasanuddin.
Penyebab kebakaran diduga bermula dari rumah warga bernama Daeng Rowa. Pemicunya disinyalir karena arus pendek listrik.
”Itu masih dugaan. Belum pasti. Pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan,” tambah Hasanuddin.
Rumah yang terbakar rata-rata terbuat dari kayu dan mudah terbakar. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Selain 11 rumah, ada pula satu unit sepeda motor merek Yamaha Vega yang terbakar. Kendaraan roda dua milik Asdar itu hanya tersisa rangkanya.
Kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal masing-masing Safaruddin (ketua RT), Dg Rowa, Dg Taba, Dg Ati, Dg Bollo, Abidin, Ismail, Danial, Hamka, Amirullah, Lawisa, Johan, Asdar, Dg Rappa, Dg Ciwang, Abd Majid, Usman, Dg Satta, Dg Masia, Isra, Dg Rahim, Sanu, Saharia, Adnan, Maryam, Jamal dan Dani. (ish/rus)
11 Rumah Terbakar, 26 KK Kehilangan Tempat Tinggal
×

