pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Daya Beli Petani Meningkat

MAKASSAR, BKM — Perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) dibulan Agustus 2015 sebesar 104,30 persen. NTP diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani, merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di pedesaan.
NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi semakin tinggi. NTP secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani. NTP di Sulsel secara umum mengalami penurunan sebesar minus 0,22 persen dibandingkan bulan Juli 2015, yaitu dari 104,53 menjadi 104,30 persen.
Hal ini disebabkan indeks harga hasil produksi pertanian mengalami kenaikan yang lebih kecil dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumahtangga maupun untuk keperluan produksi pertanian. Bila dibandingkan dengan NTP Juli 2015, empat dari lima subsektor mengalami kenaikan, yaitu subsektor tanaman pangan sebesar 1,25 persen, subsektor hortikultura sebesar 0,93 persen, peternakan sebesar 0,26 persen dan subsektor perikanan sebesar 0,16 persen.
”Dengan NTP sebesar ini, maka ranking Sulsel dibulan Agustus tetap diurutan keempat atau sama dengan dibulan Juli, yakni di bawah Bangka Belitung (Babel), Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Barat (Sulbar), dan Sulawesi Selatan (Sulsel). Pada tahun 2015 ini, Sulsel pernah meraih ranking peringkat pertama,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam, kepada wartawan di kantornya saat merilis laju inflasi dan deflasi Sulsel bulan Agustus 2015, Selasa (1/9) kemarin. (kkn5/mir)



×


Daya Beli Petani Meningkat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar