WAKTU sahur dan berbuka menjadi momen yang ditunggu-tunggu Andi Irwan Bangsawan. Karena, di saat itulah Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Makassar ini bisa bersama keluarga. Terutama di waktu libur bekerja.
Laporan: Arif Alqadry
SETIAP tahun di kala ramadan tiba, Irwan rutin mengajak anak dan istrinya untuk ngabuburit sambil menunggu waktu berbuka puasa. Bersama keluarga, Irwan lebih sering menghabiskan waktu di mall ataupun tempat bazaar ramadan. Sementara untuk sahur, dirinya bersama keluarga lebih senang melakukannya di rumah.
Saat sahur, Irwan dan keluarga tidak memilih-milih menu makanan. Cukup yang sederhana. Khusus untuk dirinya, menu makanan yang paling disenangi yaitu mie goreng, ikan kaleng, telur asin dan ikan kering sambal goreng.
“Kalau hari-hari libur, seperti Sabtu dan Minggu biasanya kita ngabuburit bersama di luar rumah sambil buka puasa. Kalau hari biasa kita normal-normal saja dengan berbuka puasa di rumah saja. Kalau untuk sahur, kami sekeluarga menunya sederhana. Saya sendiri lebih senang ikan kaleng, mie goreng, telur asin dan ikan kering,” sebutnya.
Ketika ramadan tiba, Iwan selalu mengenang masa-masa dimana dia menjalankan ibadah puasa bersama ibu, bapak serta saudaranya. Indahnya ramadan dirasakan Irwan karena ada hari di mana dia dapat berkumpul bersama keluarga besarnya.
Tidak lepas juga tradisi keluarga Irwan Bangsawan yang rutin dilakukan setiap tahunnya, yaitu berkunjung atau berziarah ke makam orang tua bapaknya dan mertua yang telah meninggal guna mengirimkan doa.
“Ramadan seperti ini mengingatkan saya kepada bapak yang meninggal tahun 1998. Karena itulah, setiap mau masuk ramadan pasti datang berziarah ke makam dan mengirimkan doa. Selain itu, momen ini juga dapat mempertemukan kami bersama keluarga-keluarga yang dari luar Makassar datang ke rumah orang tua. Inilah yang saya nanti-nantikan,” katanya. (*/rus)

