pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dokter dan Pegawai RS Tertipu Biro Umrah

MAKASSAR, BKM — Aksi tipu-tipu biro perjalanan haji dan umrah kembali mencuat. Kali ini travel Nurul Al Abdas yang dilaporkan ke polisi. Dulunya berkantor di Jalan Mirah Serui, Kecamatan Panakkukang.
Sebanyak lima orang yang mengaku korban datang ke Mapolsek Panakkukang, Senin (4/9). Mereka yang diantaranya ada dokter dan pegawai rumah sakit (RS), mengaku tertipu oleh pengelola travel Nurul Al Abdas.
Kepada polisi yang menerima laporannya, korban mengaku dijanjikan untuk diberangkatkan umrah thaun 2016. Namun hingga saat ini janji itu tak pernah direalisasikan.
”Pihak travel tidak ada niat untuk memberangkatkan kami. Mereka telah menipu kami. Janjinya mau diberangkatkan tahun 2016. Sampai sekarang tidak berangkat-berangkat,” cetus Inrayu (46), korban yang berprofesi sebagai dokter.
Dia menjelaskan, awalnya pihak travel menawarkan promo. Informasi itu didapat Inrayu melalui rekan-rekannya. Karena percaya, diapun bersedia ikut serta.
Bersama rekan lainnya yang ikut melapor, Inrayu mengaku mentransfer uang dengan total keseluruhan Rp97 juta pada tahun 2014. Jumlah ini merupakan bagian dari satu kelompok yang berjumlah tujuh orang.
”Jadi ada kelompok. Satu kelompok terdiri dari tujuh orang. Setiap kelompok menyetor Rp97 juta. Setelah uang diserahkan, kami dijanji untuk diberangkatkan tahun 2016. Sampai sekarang hanya dijanji-janji saja,” ketus warga Kompleks Rumah Sakit Andi Jemma, Kabupaten Luwu Utara ini.
Dalam promo ketika itu, lanjut Inrayu, ada yang membayar Rp 13 juta. Itu hanya promo selama 2 tahun.
Para korban baru menaruh curiga setelah tiba waktu perjanjian untuk diberangkatkan tahun 2016. Karena tak kunjung berangkat, mereka kemudian meminta agar uangnya dikembalikan. Namun, pihak travel tak mampu memenuhi permintaan itu.
Karena uangnya tak kunjung dikembalikan, Inrayu dan rekannya mendatangi kantor travel tersebut. Ternyata, kantor sudah tutup. Ironisnya, tak ada yang mengetahui pindah ke mana.
Kapolsek Panakkukang Kompol Dodik Susianto, mengkonfirmasi kebenaran adanya tujuh orang yang mengaku jadi korban penipuan biro umrah.
”Iya, ada lima orang yang datang melapor. Mereka mengaku tertipu oleh travel Nurul Al Abdas di Jalan Mirah Serui,” jelas Dodik, kemarin.
Perwira satu melati di pundaknya itu mengungkapkan, dalam keterangannya, korban mengaku tertipu lantaran tidak diberangkatkan umrah sejak tahun 2016. ”Waktu itu korban mentransfer uang Rp97 juta. Mereka bergabung dalam satu kelompok yang berjumlah tujuh orang. Sementara ini baru lima orang yang melapor. Mereka pegawai rumah sakit. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” jelas Dodik.
Usai mengambil keterangan dari dua orang pelapor selama empat jam, penyidik mengagendakan untuk melakukan pemanggilan terhadap terlapor. Praktik ini dikategorikan penipuan dan penggelapan. (ish/rus)



×


Dokter dan Pegawai RS Tertipu Biro Umrah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar