MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar petahana Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto semakin yakin memilih Indira Mulyasari Paramastuti untuk berpasangan di pemilihan wali kota (pilwali) Makassar 27 Juni 2018 mendatang.
Tak hanya optimistis, namun Danny juga tengah pempersiapkan acara deklarasi berpasangan dengan Indra pada Oktober ini. Tapi ia belum mau membeberkan lokasi dan waktu yang tepat.
“Pokoknya tidak lewat bulan ini kita deklarasikan. Kalau tempatnya, nanti dilihat. Karena deklarasi menurut saya hanya pestanya saja. Sementara kalau yang lain, sudah berjalan dengan baik semuanya,” ujar Danny kepada wartawan di Universitas Patria Artha Jalan Hertasning Baru, Jumat (13/10).
Menurut Danny, apapun yang akan terjadi pada Indira nantinya, dirinya tetap setia dan komitmen untuk maju bersama di pilwali 2018. Masyarakat Kota Makassar diminta untuk sabar menunggu waktu deklarasi nantinya. “Saya ini orang setia. Jadi apapun terjadi saya tetap sama,” tandasnya.
Bagaimana sikap Partai Nasdem, tempat Indira bernaung? Partai yang dipimpin Surya Paloh itu dipastikan akan memberi sanksi kepada kader yang tidak mematuhi keputusan yang sudah ada. Termasuk Indira.
Apalagi, DPP Partai Nasdem sudah memberi rekomendasi kepada Andi Rachmatika Dewi sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota.
Wakil Ketua DPW Nasdem Sulsel Muslim Salam, menegaskan jika ada kader yang tidak patuh atau menolak keputusan yang sudah dibuat oleh partai, maka tentu harus diberi sanksi hingga pemecatan. “Kalau tidak setuju, silakan keluar atau dikeluarkan,” kata Muslim di sekretariat DPW Partai Nasdem Sulsel Jalan Hertaning, kemarin. Ia baru saja usai mendaftarkan partainya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dilakukan serentak seluruh Indonesia.
Muslim Salam yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sulsel ini terus mengingatkan agar seluruh kader harus taat azas.
Sebelumnya, Ketua DPW Nasdem Sulsel H Rusdi Masse (RMS) menyampaikan keyakinannya bila kader partai yang dipimpinnya saat ini akan bersatu mengamankan keputusan yang telah diambil partainya.
“Saya percaya para pengurus dan kader Nasdem akan bersatu mengamankan keputusan yang telah diambil oleh partai,” ujar Bupati Sidrap dua periode ini.
Pada pekan lalu, DPP Partai Nasdem telah mengeluarkan rekomendasi kepada Ketua DPD Nasdem Makassar Andi Rachmatika Dewi sebagai bakal calon wali kota. Rekomendasi dari DPP Nasdem dibawa oleh Sekretaris DPW Nasdem Sulsel Syahruddin Alrif dari Jakarta. Di bandara Internasional Sultan Hasanuddin, rekomendasi tersebut dijemput oleh Rahmatika yang tak lain adalah Wakil Ketua DPRD Sulsel.
Terkait ancaman pemberhentian atau pemecatan Nasdem kepada dirinya jika tetap ngotot berpasangan dengan Danny di pilwali, Indira menjawab diplomatis. Saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin, wakil ketua DPRD Kota Makassar ini belum mau terlalu jauh berkomentar apapun terkait bakal maju menjadi wakil dari Danny Pomanto. Sebab hingga kini ia masih mengikuti perintah partai.
“Janganmi dulu bahas soal itu, karena saya juga selaku kader partai pasti ikut keputusanji,” ujarnya.
Selain itu, ia mengakui hingga saat ini dirinya belum menerima pinangan secara langsung dari Danny Pomanto untuk menjadi wakilnya. Indira masih bersikap menunggu.
“Lagian belumpi juga ada pinangan langsung dari Pak Danny. Kalau sudah ada, nanti bicara soal keputusan saya,” kuncinya. (arf-ita/rus)
Danny Duet Indira, Nasdem Siapkan Pemecatan
×

