MAKASSAR, BKM — Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-410 diperingati hari ini, Kamis (9/11). Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto menyebut, doa dari masyarakat Makassar menjadi kado terbaik. Karenanya, salah satu rangkaian HUT kali ini adalah menyempatkan waktu satu menit berdoa bersama, yang dipusatkan di Lapangan Karebosi.
”Doa seluruh masyarakat menjadi kado terbaik untuk Kota Makassar di hari ini dan masa akan datang. Selain itu, kita juga bisa lebih mengingat dan menghargai sejarah. Doata semua menjadi inti dari perayaan HUT Kota Makassar. Dengan doa di waktu satu menit, akan sangat membantu kota ini ke depannya,” kata wali kota yang akrab disapa Danny ini, Rabu (8/11).
Orang nomor satu di Kota Makassar itu mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mengambil pelajaran dari masa lalu dengan menghargai sejarah. Karena alasan itu pulalah Pemkot Makassar dan jajarannya melakukan kunjungannya di tempat-tempat sejarah. Salah satunya ke makam Raja-raja Tallo yang berada di Jalan Sultan Abdullah, Kecamatan Tallo.
“Kadang-kadang kita tidak sadar kalau hari ini ditentukan masa lalu, dan hari ini menentukan masa depan dengan sebuah perjalanan sangat panjang. Untuk itu kami mencoba mengambil pelajaran di masa lalu dengan menghargai sejarah,” terangnya.
Kunjungan ke makam Raja-raja Tallo dilaksanakan hari ini pukul 09.00 Wita. Demi kelancaran acara, Camat Tallo Andi Zainal Abidin Takko didampingi Sekretarisnya Benyamin B Turupadang, serta 15 lurah se-Kecamatan Tallo melakukan pengecekan langsung kesiapan di lokasi acara
“Persiapannya sudah selesai. Kita libatkan seluruh masyarakat untuk pelaksanaan acara. Termasuk anak sekolah. Kita sudah lakukan gladi. Semuanya sudah final,” kata Camat Tallo, kemarin.
Menurut Andi Zainal, hari ini akan ada tiga prosesi adat istiadat yang diusung sebagai cikal bakal lahirnya Makassar dan era masuknya Islam.
”Tidak ada pementasan musik. Kami persiapkan prosesi ada istiadat. Tidak ada campur tangan orang luar. Prosesinya dilaksanakan para tetua. Akan ada mekanisme ritual,” jelas Andi Zainal.
Dikatakan, ada empat tahapan dalam acara ini. Dimulai dari mappatabe di Sungai Tallo beberapa hari lalu. Tabur bunga di pintu gerbang yang berada di Timungan Lompoa. Kemudian menuju sumur Pallantikang untuk melakukan pencucian diri dengan cuci muka dan berwudhu. Kemudian rombongan akan melakukan ziarah ke makam Raja-raja Tallo.
Camat Tallo yang dikenal tegas ini menambahkan, tujuan dari kegiatan ini sebagai penghormatan sejarah. Akan ada 42 dayang-dayang menggunakan pakaian adat (baju bodo) yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) menerjunkan 30 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) yang bertugas memantau dan mensterilkan area lokasi perayaan HUT. Kegiatan digelar di dua tempat, yakni Lapangan Karebosi dan Anjungan City of Makassar.
“Satu tim TRC kami turunkan besok (hari ini) dan fokus berjaga di area lokasi kegiatan HUT Kota Makassar. Kami mau kegiatan semuanya lancar dan aman tanpa adanya anak jalanan dan gelandang serta pengemis,” kata Kadis Sosial Kota Makassar Muhtar Tahir.
Di tempat lain, kata Muhtar, TRC tetap mobile dan patroli di sejumlah wilayah. Adapun anjal dan gepeng yang terjaring digiring ke kantor Dinsos Kota Makassar untuk didata dan diberikan pembinanaan. (arf-jun/rus)
Danny Sebut Doa Kado Terbaik HUT Makassar
×

