Panitia Gerakan Makassar Majukan Lorong (Majurong) akhirnya mengeliminasi 15 lurah yang dukungannya tidak memenuhi syarat untuk bertahan di 10 besar polling Lurah Penggerak Majurong.
Adapun 15 lurah yang dieliminasi adalah Muh Yusran (Lurah Walawalaya), A Anshar (Lurah Tammua), Jufri (Lurah Batua), Bakri (Lurah Manggala), Adam (Lurah Parang Layang), Ardiansyah (Lurah Masale), Amanda S (Lurah Bangkala), Jusak Kampto (Lurah Panaikang), A Hajrawati (Lurah Maloku), H Zainuddin (Lurah Kapasa), Hj Rosnah (Lurah Sudiang Raya), Udin HI Idris (Lurah Sudiang), Zulfikar Luthfi (Lurah Paropo) dan Mariam Novita (Lurah Bira).
Dengan dieliminasinya 15 lurah ini, maka hanya ada 10 lurah yang akan bertarung untuk memperebutkan lurah favorit untuk Penggerak Majurong tahun ini.
Ketua Panitia Majurong, Masjidan mengatakan, polling untuk 10 besar akan dibuka hingga pertengahan Oktober nanti. Setelah itu, kata dia, akan ditetapkan siapa yang berhak menjadi Lurah Favorit untuk penggerak Majurong.
Sementara itu, 10 lurah yang masuk 10 besar tidak berubah dengan dua hari lalu. Urutan pertama tetap diduduki Lurah Pisang Selatan A Rina P (3.006) disusul Lurah Buloa, Iraman (2.500) dan posisi ketiga Lurah Untia, Andi Patiroy (2.469).
Setelah itu berturut-turut Lurah Tanjung Merdeka, Jamaluddin, Lurah Tamangapa, Arifuddin, Lurah Mardekaya Selatan, A Rahmatia, Lurah Paccerakang, Ekayani Prativi, Lurah Kampung Bayang, Hj Rajeng, Lurah Lakkang Zuud Arman dan Lurah Tamalanrea Jaya, M Jauzy. (*)
15 Lurah Akhirnya Tereliminasi
×

