MAKASSAR, BKM — Ambruknya tribun penonton di bagian Selatan Stadion Barombong bukanlah karena faktor cuaca. Melainkan karena kelalaian serta kekurangtelitian pelaksana proyek.
”Saya sudah dari sana dan melihat kondisi lapangan. Termasuk bagian tribun yang roboh. Penyebabnya adalah karena kelalaian pelaksana proyek,” kata Dr H Hanafi Ashad, akademisi Fakultas Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia, Minggu (10/12).
Ia kemudian menjelaskan hasil pemantauannya. Menurutnya, bagian tribun Selatan yang roboh pertama kali adalah scafolding saat dilakukan pengecoran.
”Awalnya hanya satu segmen saja yang roboh. Ukurannya kurang lebih 5 meter x 7,5 meter. Kemudian mengenai tribun yang berada di segmen medua, hingga sliding mengenai scafolding (tiang penyangga) bagian segmen kedua. Makanya, ada dua segmen yang ambruk,” bebernya.
Dia pun bisa memastikan, robohnya bangunan tersebut bukan karena faktor cuaca seperti yang diklaim selama ini. Sebab bekisting dan scafolding sudah terpasang sejak tujuh hari sebelum ambruk. Selama itu pula belum dilakukan pengecoran, karena cuaca yang tidak mendukung. Sehingga dibiarkan begitu saja.
”Menang sangat rawan. Karena scafolding tersebut bisa bergeser dari posisinya semula. Harusnya di hari ke tujuh dilakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum dicor. Siapa tahu ada pergeseran di situ. Tapi itu kan tidak dilakukan,” terangnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Salahuddin, mengatakan pihaknya masih akan mengundang kembali pihak-pihak yang dianggap memiliki keterkaitan dalam proyek pembangunan stadion Barombong.
“Kita masih tunggu laporan perkembangan atau progress proyek tersebut dari pihak rekanan,” ujarnya melalui telepon selular, kemarin.
Pemanggilan tersebut, kata dia, untuk mencocokkan data hasil peninjauan tim TP4D di lapangan, apakah sesuai atau tidak. Baru setelah itu akan dilakukan evaluasi terkait laporan tersebut.
Sebab diakuinya, sejauh ini pihak pelaksana pelaksana proyek tidak pernah menyetorkan laporannya ke tim TP4D terkait progres pelaksanaan kegiatan. (mat/rus)
Pelaksana Proyek Lalai, Bukan Faktor Cuaca
×

