pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Butuh Waktu 24 Tahun untuk Posisi GM

HALIDO sengaja tak melanjutkan kuliahnya dan langsung mencari pekerjaan kala itu. Keterbatasan biaya yang menjadi alasannya. Namun hal itu justru menjadi pelecut semangatnya dalam bekerja hingga saat ini.

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

AYAH Halido berpulang ketika ia duduk di bangku kelas 4 SD. Sejak saat itu ibunyalah sebagai tulang punggung keluarga.
Menjadi single parents tentu tak mudah dijalani bagi ibu Halido. Karenanya, sejak SMA ia harus belajar mandiri dengan tinggal di rumah sepupunya.
Selanjutnya Halido meniti karir di dunia perhotelah. Salah satu tujuannya adalah memperbaiki kondisi ekonominya.
Cukup lama ia bekerja di Victoria Panghegar Hotel Makassar. Di tempat ini ia meniti karirnya dari bawah hingga menjadi seorang sales marketing.
Setelah menjadi doorman, Halido kemudian menjadi seorang bell boy. Kemudian berturut-turut menjadi operator telepon, resepsionis, sampai front office supervisor. Kemudian ia diangkat menjadi front office manager, dan terakhir di hotel tersebut menjadi sales marketing.
Bukan waktu yang singkat tentunya untuk sampai di possi itu. Dirinya bekerja keras dan penuh ketekunan saat bekerja untuk bisa dipercaya menduduki posisi-posisi tersebut.
Usai di Victoria Panghegar Hotel Makassar, Halido sempat berpindah-pindah hotel dalam mencari peruntungan karirnya. Pernah di Hotel Royal Regency, Hotel Dinasti, Hotel Sutomo, Hotel Pantai Gapura, sampai Hotel Quality.
Posisi yang dipegang pun bermacam-macam di beberapa hotel tersebut. Mulai dari front office manager maupun sales marketing manager.
Sampai pada akhirnya pada 2015, ia diangkat menjadi General Manager (GM) Hotel Grand Palace Makassar. Butuh waktu 24 tahun Halido meniti karir dari seorang doorman menjadi seorang GM. “Kuncinya sebenarnya kita harus disiplin, kerja keras, dan dimana pun berada harus memberikan yang terbaik,” katanya memberi tips.
Banyak suka dan duka yang telah dilaluinya dalam proses perjalanan karirnya. Dulu, saat karirnya masih di bawah, kerap kali ia mendapat komplain oleh tamu. Pernah suatu hari ia dikomplain oleh salah seorang tamu karena masuk ke dalam kamar “sembarangan”.
Di kamar tersebut sebenarnya telah tertulis jangan diganggu dalam bahasa Inggris. Namun karena Halido saat itu belum paham dengan bahasa asing, iapun tak mengerti. Masuklah ia ke dalam kamar tersebut.
Di kamar itu, ternyata seorang istri dari seorang tamu sedang beristirahat. Alhasil, kamplainlah tamu tersebut. Hal itu pun menjadi pengalaman yang tak bisa Halido lupakan.
Sekarang pengetahuannya akan bahasa asing sudah lumayan baik. Ia pun mengambil hikmah dari itu semua. Karena seringnya ia berkomunikasi dengan para tamu mancanegara di hotelnya, sedikit demi sedikit Halido bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris.
“Semula memang saya tak tahu bahasa asing. Tapi itulah menariknya menjadi GM. Karena sering berbicara dengan tamu-tamu bule, saya akhirnya bisa sedikit berkomunikasi pakai bahasa Inggris,” ucap Halido.
Ia pun masih memiliki harapan besar bagi karir dan dunia hotel yang selama ini digeluti. Halido berharap ke depan kondisi ekonomi diri dan keluarganya bisa lebih semakin meningkat. Memerintah juga senantiasa mensupport kebutuhan penggunaan jasa hotel. (*/rus/b)



×


Butuh Waktu 24 Tahun untuk Posisi GM

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar