pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

MAKASSAR, BKM — Seorang terduga pelaku pencurian hewan Iguana bernama Akbar Dg Sutte (32), warga Jalan Veteran Selatan dan penadah bernama Aksanul (26), warga BTN Pepabri dan Andrianto (31), warga Jalan Andi Mappaoddang, Senin malam (21/9), diamankan anggota Polsek Mamajang di Jalan Balang Baru.
Karena pada Rabu, 26 Agustus 2020, telah mencuri satu ekor hewan Iguana milik Agung Chandra Permana (31) di Jalan Landak Baru. Penangkapan para terduga pencurian hewan Iguana bersama penadahnya dipimpin Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Iptu Syamsuddin Hehanusa didampingi Panit 2 Reskrim, Aiptu Zaenal bersama anggota. Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edi Supriadi Idrus, mengemukakan, dari laporan Polsek Mamajang, terduga dan penadah diamankan berdasarkan hasil lidik anggota Opsnal bahwa pelaku tindak pidana pencurian hewan Iguana berada di Jalan Balang Baru.
Atas laporan itu, ditindaklanjuti Kanit Reskrim, Iptu Syamsuddin Hehanusa kemudian anggota langsung bergerak ke alamat yang dimaksud dan melakukan penggeledahan/pencarian. Anggota kemudian mengamankan penadah bersama satu ekor Iguana.
Penadah kemudian menunjukkan alamat dimana pelaku tersebut membeli Iguana di Jalan Mappaoddang. Selanjutnya, anggota bergerak ke alamat yang dimaksud dan langsung mengamankan terduga pelaku pencurian, Akbar Dg Sutte dan Andrianto.
Hasil interogasi petugas, terduga pelaku Akbar Dg Sutte telah melakukan tindak pidana pencurian hewan Iguana. Sedangkan terduga pelaku Andrianto yang menjemput hasil curian tersebut. (jul) 

MAKASSAR, BKM — Asap hitam membumbung tinggi di Jalan Maccini Kidul dan Jalan Maccini Sawah, Kelurahan Maccini Gusung, Kecamatan Makassar, pada Kamis siang (17/9) sekitar pukul 12.00 Wita.

Tidak lama berselang, suara terdengar suara serena mobil pemadam kebakaran meraung-raung, warga di lokasi itu panik. Meraka teriak-teriak sambil mencari sanak saudaranya.
Sebagian warga lainnya menyelamatkan harta bendanya dan warga lainnya melakukan pemadaman api yang sedang berkobar hebat dengan menggunakan peralatan seadanya. Tim pemadam kebakaran tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Si jago merah dengan cepat meluluhlantakkan puluhan rumah panggung di lokasi itu.
Personel Damkar dibantu petugas kepolisian dan warga berjibaku. Api berhasil dipadamkan setelah 35 unit rumah warga tinggal menyisakan rangka arang.

Informasi yang berhasil dihimpun BKM, dari data Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar menyebutkan, kebakaran menimpa 35 unit rumah warga yang dihuni 56 Kepala Keluarga (KK) atau 145 jiwa.

”Pemukiman warga yang kebakaran rerata rumah panggung. Ada 35 rumah yang terdata mengalami kerusakan. Api bisa dikuasai kurang dari satu jam,” jelas Kabag Ops Damkar Makassar, Hasanuddin.

Ia menyebutkan, peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang warga mengalami luka berat lantaran terjatuh saat hendak menyelamatkan diri.
”Kalau saat ini data kami satu orang korban luka. Korban terjatuh saat hendak menyelamatkan diri. Dugaan sementara api akibat korsleting. Petugas kepolisian masih mendalami penyebab kejadian kebakaran tersebut,” katanya. (ish/b)