POLITISI Partai Nasdem yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi mengunjungi warga pesisir di Kecamatan Tallo, Rabu (19/7).
Kunjungannya Cicu-panggilan akrab Andi Rachmatika Dewi ke Tallo untuk meresmikan TK/ KB Riffat Sendikana. Sekolah tersebut dibangun untuk membantu warga pesisir yang kurang mampu.
“Sekolah ini dibangun agar anak-anak yang kurang mampu bisa bersekolah, ini adalah hal yang sangat perlu kita perhatikan, sebagai wakil rakyat tentu saya punya tanggung jawab atas hal tersebut,” jelas Cicu.
Cicu yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Kota Makassar ini memang sangat intens mengunjungi TK dan PAUD yang ada di Makassar, menurutnya sekolah setingkat TK dan PAUD perlu diperhatikan karena disanalah anak anak mulai menimba ilmu. “Sudah banyak PAUD dan TK yang kita kunjungi dan itu sudah dari beberapa tahun yang lalu kita lakukan itu, jadi bukan baru kali ini. Mudah mudahan warga kurang mampu yang ada disini bisa terbantu dengan adanya sekolah ini,”jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Sendikana, Sultan Rola juga menyampaikan bahwa dirinya dan warga pesisir Tallo sangat berterima kasih kepada Cicu karena telah membantu sampai sekolah tersebut bisa diresmikan. “Saya mewakili warga sangat berterimakasih kepada Ibu Rachmatika karena sudah membatu kami sampai sekolah ini bisa diresmikan,” ujar Sultan. (rif)
Politik
Pemberitaan Seputar Politik Nasional dan Daerah Sulawesi Selatan
MAKASSAR, BKM–Barisan Muda NA, sebuah relawan yang berada dibarisan pendukung pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah-Tanribali Lamo (NA-TBL) memberikan klarifikasi terkait beredarnya video yang memantik reaksi dari Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang dalam tiga hari terakhir. “Tidak ada niatan untuk menyerang pihak lain dalam video yang diunggah oleh Relawan Muda NA di fanpage Nurdin Abdullah,”ujar Ketua Barisan Muda NA, Andi Ryo Ilham Monry pada sejumlah wartawan di rumah kreasi barisan muda NA, Kamis (20/7).
Menurutnya, video yang saat ini telah dilihat oleh 333 ribu viewers dan telah disukai oleh 15.600 orang ini dikatakan dibuat sendiri atas inisiatif para relawan NA. Video yang sempat viral karena dianggap terlalu membandingkan kinerja beberapa figur ini segera diklarifikasi.
Andi Ryo mengatakan jika video tersebut merupakan inisiatif pribadi dari para relawan. Ia mengatakan jika video yang dibuat oleh relawan tersebut berdasarkan fakta yang sebenarnya ada. “Video ini kan sebenarnya sebagian besar menggambarkan tentang Bantaeng, kita tak pernah memiliki niatan menyerang figur manapun karena video ini semuanya berdasarkan fakta,”kata Andi Ryo.
Andi Ryo juga mengatakan jika Relawan Muda NA sebenarnya menganggap baik apa yang telah dilakukan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dalam video tersebut. Pihaknya menilai jika Pemerintah saat ini sebenarnya telah membangun pondasi untuk dilanjutkan pada pemerintahan selanjutnya. “Kita justru menilai bahwa Pak Syahrul sangat baik karena telah membangun pondasi untuk pembangunan Sulsel,” tambah Andi Ryo.
Pihak Relawan Muda NA pun mengatakan jika siap untuk menerima kritikan dan saran atas video tersebut. Meskipun dalam sebagian besar komentar dalam video tersebut bersifat positif. “Ini justru menjadi semangat buat kami. Karena kita lihat saja, sebenarnya 99 persen komentar video ini berkomentar positif, itu berarti sebenarnya perasaan kita sama seperti masyarakat,” jelas Andi Ryo.
Untuk kedepannya, Relawan Muda NA belum mengetahui apakah akan dibuat kembali video serupa. Hal itu akan mereka pertimbangkan berdasarkan kebutuhan yang ada nantinya. (nug/rif/b)
BARRU, BKM–Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs H Samsu Niang, M Pd, menilai, empat pilar Kebangsaan yang ada saat ini masih sangat relevan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Keempat pilar Kebangsaan tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Samsu Niang, keempat pilar Kebangsaan ini merupakan pondasi pokok masyarakat dan bangsa Indonesia apabila ingin hidup baik dan damai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa kita menjaga pilar-pilar kebangsaan ini satu sama lain, kita akan mengalami masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal itu dikatakan Samsu Niang saat melakukan sosialisasi empat pilar di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa, 13 Juni 2017. Sosialisasi ini merupakan bagian dari kegiatan Anggota MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dalam memasyarakatkan empat pilar Kebangsaan.
Dikatakan Samsu Niang, dalam beberapa waktu terakhir ini, ada sejumlah elemen masyarakat yang kembali memersoalkan empat pilar Kebangsaan dengan beragam argumen. Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita semua sehingga pilar-pilar Kebangsaan harus tetap terjaga dengan baik. “Kita harus terus waspada dengan berbagai propaganda yang terjadi dalam upaya merongrong Pancasila dan elemen Kebangsaan lainnya. Kita harus mengambil bagian terdepan dalam menjaga dan melestarikannya,” kata Samsu Niang di hadapan lebih dari 150 peserta sosialisasi empat pilar yang hadir.
Dalam sosialisasi ini, Samsu Niang juga membagikan buku empat pilar Kebangsaan kepada para peserta. (herdy)
Penghargaan dan Sertifikat:
Copyright © 2026 Berita Kota Makassar. All Rights Reserved.

