Metro
10.393 Warga Opu Dg Risadju Diimbau Ubah KTP
Hatim: Jangan Mau Diladeni Calo

MAKASSAR, BKM — Jalan Cendrawasih mulai dari perempatan Haji Bau hingga Jalan Padjonga Dg Ngalle (Kakatua) sudah berubah nama menjadi Jalan Opu Dg Risaju.Perubahan nama tersebut otomatis membuat dokumen kependudukan warga yang bermukim di jalan tersebut berubah.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, Muhammad Hatim mengatakan, bagi warga yang ingin mengubah nama alamat di dokumen kependudukannya, seperti kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK), bisa datang langsung ke Disdukcapil. Atau bisa juga langsung ke Kantor Kecamatan Mariso.
Hatim menegaskan, pengurusan dokumen untuk perubahan alamat tidak dipungut biaya sepersen pun alias gratis.
Dia mengimbau warga untuk tidak meladeni calo-calo yang menawarkan jasa untuk menguruskan dokumen kependudukan.
“Karena biasanya banyak calo beraksi kalau ada perubahan nama jalan seperti ini. Kami tegaskan, pengurusan dokumen gratis. Jangan percaya sama calo,” kata Hatim, kemarin.
Lebih jauh ujar Hatim, pihaknya telah mencatat rincian jumlah penduduk yang tinggal di sepanjang jalan tersebut. Total ada sebanyak 15.049 jiwa. Dan ada sebanyak 10.393 jiwa yang wajib KTP di atas 17 tahun.
Rinciannya, untuk Jalan Cendrawasih yang masuk Kecamatan Mariso ada sebanyak 8222 penduduk, dengan rincian 5703 wajib KTP 17 tahun ke atas serta tercatat 2530 KK.
Sedangkan di Jalan Cendrawsih yang masuk Kecamatan Mamajang, total penduduk sebanyak 6821, wajib KTP 4690 dan terdiri atas 2140 KK.
“Namun bukan berarti dukungan saat ini tidak berlaku, itu tetap berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, perubahan nama ini diharapkan bisa menjadi inspirasi, khususnya karena tokoh yang dimuat adalah tokoh Pahlawan Perempuan Sulsel.
“Kita bisa bilang ke semua negara bahwa kita juga punya pahlawan perempuan,” katanya.
Danny mengatakan, pihaknya juga akan mendukung adanya tokoh-tokoh pahlawan yang menjadi nama jalan di Makassar. Salah satunya dengan memanfaatkan barcode yang bisa memberikan informasi sejarah dan nama jalan tersebut.”Kita siapkan barcodenya,” tandas Danny. (rhm)
-
Headline3 minggu ago
Tak Lulus Tes, Kontrak Diputus
-
Headline2 minggu ago
Bikin Resah, Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan
-
Sulselbar3 minggu ago
Lurah-Disdagkoprinum Sidak Agen LPG
-
Headline3 minggu ago
Jaksa Tuntut Mati Pemilik Sabu 12 Kg
-
Metro3 minggu ago
KAHMI Makassar Bakal Gelar Sejumlah Kegiatan Meriahkan Milad ke-57
-
Metro3 minggu ago
Polimarim Gelar Workshop Pemutakhiran Modul Prodi Nautika
-
Berita3 minggu ago
Jamaah Al Jasiyah Travel Ziarah Seputar Kota Mekkah
-
Politik2 minggu ago
PSI Tak Ingin Buru-Buru Dukung Capres dan Cawapres