Penyerang utama Chealse, Eden Hazard adalah pemain bintang yang memiliki kelas satu level dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo (CR7). Eden adalah sosok pemain yang masuk dalam daftar 10 pemain terbaik Eropa yang dikeluarkan oleh UEFA musim lalu.Stiker asal Bergia ini menjadi tulang punggung Chelase menjawarai Premier League musim lalu.
“Eden sekarang menyandang status penting dan ia merupakan satu dari 10 pemain terbaik Eropa tahun lalu. Menurut saya, ia harusnya ada di tiga besar, bukan 10 besar,” tutur Jose Mourinho, pelatih Chelse pada The Expess.
“Lihat saja apa yang terjadi ketika ia bermain di atas lapangan,” pungkasnya.
Hazard memenangkan penghargaan PFA Player of The Year Award, kala menghantarkan Chelsea menjadi juara Premier League dan Piala Liga musim lalu.
Tak hanya hebat dalam mengolah si kulit bundar, Eden juga merupakan sosok pemimpin yang penting bagi Chelsea.
Jose Mourinh menimpali, Hazard merupakan sosok yang tak takut dalam mengemban tanggung jawab besar, sama halnya seperti John Terry dan Gary Cahill.
“Katakanlah John Terry dan Branislav Ivanovic adalah kapten kami sekarang. Namun ada banyak pemain yang siap menggantikan mereka,” tutur Mourinho pada The Express.
“Di atas lapangan hijau, Eden merupakan seorang pemimpin. Ia tidak takut mengambil tanggung jawab. Ia tidak takut membawa klub keluar dari situasi penuh kegelapan dan menghadirkan nuansa cerah sekali lagi ke dalam tim,” pungkasnya. Chelsea baru saja mengalahkan PSG di laga uji coba yang mereka gelar di Amerika Serikat.
Mourinho meminta wasit lebih ketat dalam mengawasi semua pelanggaran yang dilakukan oleh pemain lawan pada Eden Hazard, sosok kunci Chelsea dalam meraih gelar Premier League musim lalu.
Mourinho berharap bintang asal Belgia, yang musim lalu terpilih sebagai pemain terbaik liga, bisa terus fit hingga musim kompetisi berakhir.
“Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah apa yang kini tengah saya dan Eden lakukan, yakni terus bekerja keras dan mencoba jadi lebih kuat,” tutur Mourinho pada The Express.
“Saya tidak ingin mengubah mental atau karakternya. Saya tidak ingin ia memberi reaksi berlebih. Saya tidak ingin ketika ada yang menyentuh bahunya, ia lantas menutupi wajahnya dengan tangan, seperti yang dilakukan pemain lain. Saya ingin Eden bermain seperti biasanya, dengan cara fantastis,” pungkasnya. (bs/cha)

