BARCELONA, BKM — Barcelona harus rela melepas trofi Supercopa de Espana. Bermain di leg kedua dengan Athletic Bilbao, raksasa eropa ini harus tumbang setelah ditahan imbang 1-1, Selasa (18/8) dinihari. Dengan hasil ini, maka Barcelona kalah telat agregat gol dengan skor telak 1-5. Alhasil, Athletic Bibbao tampil sebagai juara Supercopa de Espana.
Dengan hasil juara, Bilbao akhirnya mengangkat trofi setelah 31 tahun silam juga dengan meraih Piala Super Spanyol pada 1984.
Pencapaian tahun ini tampaknya terasa lebih manis. Pasalnya, Bilbao mengandaskan Barca, sang juara treble, dengan cara yang luar biasa. Di leg pertama, Bilbao menggasak lawannya itu dengan skor telak 4-0 sebelum mengimbangi mereka 1-1 di Camp Nou.
“Babak pertama berjalan sangat sulit karena mereka (Barcelona) sangat bagus dan menekan sangat kuat,” kata pelatih Bilbao Ernesto Valverde di AS yang dilansir Football Espana.
“Di babak kedua kami bagus dan mencapai target kami. Dari luar Anda mungkin berpikir kami tidak merasa buruk tapi ketika mereka mencetak gol kami semua cemas. Akhirnya, kami meraih trofi yang orang-orang (suportert) pantas dapatkan,” imbuh dia.
Bilbao masih akan berjumpa Barcelona lagi yaitu di laga pertama La Liga 2015-16. Kedua tim akan bertanding di San Mames pada Minggu (23/8) malam.
Barcelona seakan menelan pil pahit. Selain gagal juara, sang bek Luis Enrique juga harus diusir wasit keluar dari lapangan. Pada laga tersebut Pique mendapatkan kartu merah, usai dirinya memprotes keras hakim garis yang menilai Aritz Aduriz berada di posisi offside.
Usut punya usut, bukan hanya protes saja yang ditunjukkan Pique saat itu. Dilansir laman olahraga Spanyol, AS, Pique ternyata melontarkan kata-kata kotor kepada hakim garis yang di antaranya berbunyi: ‘You f**king son of bich.’
Enrique lantas mencoba memetik pelajaran positif dari kegagalan tersebut.
“Saya baik-baik saja. Saya tidak ingin mengungkapkan amarah atau apapun. Saya ada dalam kondisi normal. Athletic merupakan klub yang pantas menang di laga ini. Kami harus tahu caranya menang dan kalah, dan kadang memang bagus jika kamu tahu bagaimana menerima kekalahan dengan baik,” tutur Enrique pada reporter.
Barcelona akan kembali menghadapi Athletic Bilbao di laga perdana La Liga pada 23 Agustus mendatang.
Luis Enrique bisa menerima hasil Supercopa de Espana dengan lapang dada dan mengatakan bahwa Barcelona harus mulai belajar caranya menghadapi kekalahan dengan benar.
Enrique lantas mencoba memetik pelajaran positif dari kegagalan tersebut.
“Saya baik-baik saja. Saya tidak ingin mengungkapkan amarah atau apapun. Saya ada dalam kondisi normal. Athletic merupakan klub yang pantas menang di laga ini. Kami harus tahu caranya menang dan kalah, dan kadang memang bagus jika kamu tahu bagaimana menerima kekalahan dengan baik,” tutur Enrique pada reporter. (bs/cha)
Kalah Telak Barcelona (1) Vs Athletic Bilbao (1)
×

