pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hotel dan Kantor Diimbau Buat Sumur Resapan

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan melaksanakan program pencanangan Sejuta Biopori.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya yang ditandai dengan pembuatan biopori di Lapangan Karebosi, Minggu (23/8).
Karena program ini, Pemprov Sulsel meraih penghargaan dari Musim Rekor Indonesia (MuRI).
Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya mengatakan, program ini sangat bermanfaat bukan hanya menahan debit air yang masuk ke permukaan, tetapi mampu mengantisipasi banjir dan longsor yang setiap saat bisa terjadi.
Siti juga mengimbau, setiap provinsi bisa mengikuti jejak Provinsi Sulsel dengan mencanangkan program sejuta Bipori. Dengan satu juta biopori di setiap provinsi, Siti yakin bencana kekeringan di Indonesia bisa teratasi dengan baik.
Dia juga meminta agar setiap bangunan dan perusahaan swasta maupun negeri mempunyai tempat resapan air di halaman mereka. Mulai dari hotel, perkantoran, rumah sakit hingga sekolah diharap mempunyai tempat untuk menyerap air saat musim hujan tiba.
Tempat resapan air sendiri bisa berbagai macam tergantung luas halaman dan kemampuan pemilik bangunan dalam membangun tempat resapan tersebut. Biopori menjadi salah satu cara untuk membangun resapan air, jika bangunan atau perusahaan mempunyai lahan dan dana, mereka bisa membangun sumur resapan atau Reitensi yang lebih besar dari sumur resapan.
Dia juga mengintruksikan, agar pemerintah daerah seperti bupati dan wali kota mendorong dalam membuat peraturan mengenai ijin mendirikan bangunan yang mengharuskan mempunyai biopori atau sumur resapan.
“Persyaratan sumur resapan dalam mendirikan bangunan harus didorong, dan saya yakin pemerintah daerah bisa melakukan itu,” tutur Siti.
Sementara itu, Gubernur Sulel, Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, gerakan pembuatan sejuta lubang resapan biopori diagendakan untuk menjaga ketersediaan air tanah di daerah tersebut. Langkah tersebut diharapkan pula mampu menekan potensi terjadinya dampak terburuk lingkungan saat musim kemarau maupun hujan.
Secara terperinci, lubang resapan biopori bisa berfungsi meresap air hujan dengan intensitas tinggi sehingga menekan terjadinya genangan air bahkan banjir. Pada musim kemarau, lubang biopori dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kekeringan lantaran mampu menjaga ketersediaan air tanah.
Dia melanjutkan, persyaratan sumur resapan dalam mendirikan sebuah bangunan memang harus dimulia. Setiap Bupati dan Walikota harus mempertimbangkan persyaratan ini sebelum memberikan ijin investor saat akan membangun di wilayah manapun.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto jugamengatakan, pihaknya akan segera membuat Peraturan Wali Kota (Perwali) agar setiap bangunan di kota Makassar minimal memiliki bipori di halaman bangunan mereka. Untuk berapa jumlah Biopori yang diwajibkan, Ramdhan akan mengkaji ulang bersama tim mengenai hal tersebut. (rhm/war/b)



×


Hotel dan Kantor Diimbau Buat Sumur Resapan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar