BARRU, BKM — Diduga karena stres, Tri Sumini (40) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali nilon di rumah kontrakannya di Kampung Kessie, Kelurahan Lalolang, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Rabu (30/9) pagi. Tragisnya, aksi bunuh diri ini dilakukan di depan Mawar, putri semata wayangnya yang masih berusia empat tahun.
Tri adalah istri dari Suyono (38), pria yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang sepatu keliling. Di depan polisi, Suyono yang berasal dari Sragen, Jawa Tengah ini mengungkapkan, sebulan belakangan ini istrinya kerap marah-marah. Jika tak kuasa membendung emosi, korban selalu mengiris-iris lengannya dengan pisau silet.
“Istriku bunuh diri saat saya sedang berdagang sepatu keliling. Saat saya kembali, tetangga memberikan kabar kalau Tri meninggal karena gantung diri depan anak kami,” kata Suyono dengan mata sembab tak kuasa menahan sedih.
Bukan hanya Suyono, puluhan tetangga korban mengaku ikut terpukul dengan peristiwa miris ini. Betapa tidak, anak korban, Mawar terlihat syok berat setelah menyaksikan detik-detik kematian ibunya di tali gantungan.
Atas tangisan histeris Mawar inilah, para tetangga akhirnya tahu kalau Tri nekat bunuh diri.
Seorang ibu yang juga tetangga korban terus mendekap Mawar. Dia merasa iba dan sangat kasihan atas nasib sang bocah malang ini.
“Saya mencari tahu kenapa anak ini menangis dan terus memanggil…bunda…bunda…bunda. Saya kemudian turun dari rumah untuk menenangkan anak korban. Tetapi alangkah kagetnya ketika menyaksikan Tri Sumini dalam keadaan tergantung dengan seutas tali nilon dan ternyata sudah tidak bernyawa lagi,” kata tetangga korban.
Kepala Kepolisian Resort Barru AKBP Minarto mengatakan, kasus kematian Tri Sumini masih masih dalam proses penyelidikan. Tim penyidik, masih meminta keterangan saksi serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun dugaan awal, Tri diduga tewas karena bunuh diri.
“Yang jelas kami belum bisa memastikan, apakah kasus itu murni karena bunuh diri atau ada unsur lain yang menjadi penyebab kematian dari korban. Semuanya masih dalam proses pengusutan. Hasil penyelidikan yang akan menguak apakah korban murni bunuh diri atau tidak. Tunggu saja hasilnya, penyidik masih bekerja,” kata Minarto. (udi/cha/b)

