pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Divonis Buta Sejak SMP, Rajai Even Atletik Nasional

Tak ada yang tidak bisa kita lakukan sepanjang ingin berusaha, fokus, dan bersungguh-sungguh. Kendati harus berada dalam situasi keterbatasan. Kalimat ampuh itu menjadi penyemangat Andi Panca Darma, atlet penyandang disabilitas yang kerap mengharumkan nama Sulsel di kancah nasional.

Laporan: Rahma Amri

Andi Panca, begitu ia disapa, merupakan perempuan tangguh penyandang tuna netra yang meraih prestasi di bidang olah raga atletik.
Tidak tanggung-tanggung, beberapa cabang olahraga sekaligus dikuasainya mulai dari cabang olah raga lari, lempar cakram, lompat jauh, hingga tolak peluru.
Sejak kecil, wanita kelahiran Bone, 13 April 1976 ini memang hobi olah raga. Dia mulai rajin mengikuti kompetisi atletik tingkat sekolah sejak duduk di bangku SD dan SMP. Waktu itu, matanya masih normal. Namun, ketika duduk di bangku kelas 3 SMP, dokter memvonis Andi Panca menderita kelainan syaraf hingga menderita kebutaan.
Sebenarnya, orang tuanya telah berusaha mengobati penyakit buta Andi Panca. Bahkan, ia sempat berobat selama dua tahun di Jakarta. Namun hasilnya nihil.
Awalnya, vonis dokter itu membuat dirinya tak berdaya. Gairah hidupnya pun sirna. “Saya sempat stres,” jelasnya.
Namun setelah merenung dan menyadari, apa yang terjadi padanya sudah merupakan takdir yang digariskan Tuhan untuknya, perlahan-lahan semangat Andi Panca mulai bangkit.
Dia mulai mau bersekolah kembali. Diapun mulai aktif berlatih olah raga kegemarannya. Beberapa kejuaraan antardaerah mulai disabetnya. Hingga pada tahun 2008, saat tamat SMA, dia diminta mewakili Sulawesi Selatan pada Pekan Olah Raga Cacat Nasional di Kalimantan. Hasilnya cukup menggembirakan. Wanita berjilbab ini berhasil meraih juara 2 cabang olah raga lompat jauh, juara 2 tolak peluru, dan juara 3 lempar cakram.
Tahun 2010, ibu tiga anak itu meraih tiga medali emas di tiga cabang olah raga keahliannya si pekan olah raga cacat daerah (Porcada).
Tahun 2013 di Riau, pada event nasional olahraga untuk penyandang cacat, Andi Panca kembali menorehkan prestasi bagi Sulsel dengan menyabet juara 3 cabang olah raga tolak peluru.
Tahun 2014, di Kabupaten Bantang, Andi Panca kembali menyabet tiga medali emas untuk cabang olahraga yang tolak peluru, lempar cakram, dan lompat jauh. (b)



×


Divonis Buta Sejak SMP, Rajai Even Atletik Nasional

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar