MAKASSAR,BKM — Apes bagi Nur Ilham alias Emba alias Illang (19) warga Jalan Maccini Sawah I nomor 11, babak belur dihajar massa setelah terjebak di sebuah hajatan pernikahan usai melancarkan aksi jambret di Jalan Deng Eppe (depan RS Haji),Minggu (11/10) pukul 18.00 wita.
Nur Salam dalam aksi tersebut ditemani rekannya bernama, Andi warga Jalan Macini Raya Lorong 2. Namun Andi berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor yang digunakan keduanya saat menjabret korban.
Nur Ilham tertangkap massa yang sedang berkumpul di hajatan salah seorang warga. Dia tak bisa mengelak setelah korban, Andi Tenri (30), warga BTN Hartaco indah Blok IV G nomor 9, mengejarnya dan meneriaki pelaku jambret, sesaat setelah pelaku berhasil merampas tas milik korban.
“Saya melintas di depan RS Haji, tiba-tiba pelaku berboncengan naik motor Yamaha Mio Soul GT warna biru lansung merampas tas saya. Saya kaget tapi langsung mengejar pelaku sambil berteriak… jambret,” kata Andi Tenri.
Korban mengaku, tas yang dibawa kabur pelaku berisi kartu SIM, STNK, gelang emas seberat 11 gram, uang Rp 40.000 serta 5 kartu ATM. “Warga dapat tas ku. Alhamdulillah tidak adaji yang hilang,” ujar korban.
Aparat dari Polsek Tamalate yang menerima informasi penangkapan pelaku langsung menuju ke lokasi hajatan.
Dipimpin Wakapolsek Tamalate, AKP Maulud, petugas langsung melakukan pengamanan dan mengevakuasi pelaku yang saat itu jadi bulan-bulanan warga.
“Kita sudah evakuasi pelaku. Sementara satu dari dua pelaku berhasil kabur. Tapi dari keterangan pelaku yang tertangkap kami kembangkan untuk mengejar rekannya itu,” kata Maulud.
Setelah menjelani pemeriksaan, pelaku ternyata mengaku terlibat aksi jambret 18 kali di sejumlah lokasi di Makassar. “18 kal pak jambret dan begal,”ungkap Nur Ilham
Adapun lokasi tersebut masing-masing, Jalan Mappaodang pada September 2015. Pelaku berhasil mengambil, tas warna coklat berisi 1 buah ponsel merk Samsung warna putih. Di Jalan mappaodang pada September 2015, pelaku berhasil merampas tas hitam berisi 1 ponsel merk Samsung warna hitam, Jalan Bhayangkara Bulan Oktober 2015 berhasil mengambil tas warna hitam berisi 1 ponsel merk Samsung dan uang Rp 200 ribu, Jalan Daeng Ngemppe11 oktober 2015 berhasil mengambil gelang dan liontin emas serta uang Rp40 ribu, Jalan Cendarawasi pada Semptember 2015 berhasil mengambil tas warna biru berisi 1 ponsel merk Nokia, Jalan Haji Bau pada September 2015 berhasil mengambil tas warna hitam berisi ponsel merk Oppo, Jalan Pettarani (fly over) pada September 2015 berhasil mengambil tas warna hitam berisi 1 unit ponsel merk Samsung dan uang sebanyak Rp500 ribu, Jalan Ratulangi depan Mall Ratu Indah pada September 2015, berhasil mengambil tas warna hitam, 1 ponsel dan uang sebanyak Rp500 ribu, Jalan Dr Ratulangi depan SMA Nasional pada September 2015 berhasil mengambil tas warna hitam berisi uang Rp600 ribu, Jalan Kaka Tua pada Juli 2015 berhasil mengambil tas warna merah berisi 1 ponsel merk Samsung dan uang sebanyak Rp400 ribu,Jalan Cendrawasi II pada September 2015 berhasil mengambil tas warna coklat berisi uang Rp176 ribu, Jalan Nuri Baru pada September 2015 berhasil mengambil dompet berisi uang Rp200 ribu, Jalan Nuri Lama pada Agustus 2015 berhasil mengambil tas warna hitam dan uang sebanyak Rp365 ribu, Jalan Rajawali Oktober 2015 berhasil mengambil tas putih berisi 1 ponsel merk Samsung, Jalan Vetran Juni 2015, uang Rp500 ribu, Jalan Veteran Selatan Agustus 2015 tas warna merah berisi 1 ponsel merk Oppo, Jalan Lanto Daeng Pasewang September 2015 tas warna merah dan uang sebanyak Rp400 ribu, Jalan Cendrawasi depan Pasar Senggol mengambil tas warna hitam, berisi 1ponsel merk Samsung dan uang Rp250 ribu.
Saat ini petugas masih terus melakukan pengembangan terhadap keterangan tersangka untuk mengejar sindik0ret lainnya. (ish-ril/b)
Terjebak di Hajatan Pengantin, Raja Jambret Dimassa
×

