PAREPARE, BKM — Setelah melakukan pengembangan, aparat Polres Parepare akhirnya menemukan motif penyebaran foto bugil IS, salah satu siswa di Parepare. Motifnya karena IS menolak ajakan hubungan badan mantan pacar IS berinisial YS.
Lantaran kesal ajakannya ditolak, YS pun menyebarkan foto bugil IS melalui BlackBerry Massenger (BBM). Sementara, enam rekan IS yang menerima foto itu lalu menjadikan foto ini sebagai foto profil hingga tersebar luas.
Sementara itu, kemarin Polres Parepare telah menetapkan dua orang tersangka kasus penyebaran foto bugil siswi SMA Parepare ini. Kedua tersangka yakni YS dan RH.
Kasus penyebaran foto ini terungkap ketika tante korban berinisial SU melapor ke polisi karena keponakannya menghilang sejak foto bugilnya beredar luas di dunia maya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Parepare, AKP Nugaraha Pamungkas Jumat (23/10) mengatakan,
ikhwal kejadian bermula ketika korban IS pacaran dengan YS. Mereka sering bertukar foto-foto selfi, hingga pada permintaan foto bungilpun diperlihatkan. Korban tidak keberatan karena sang pacar yang memintanya, bahkan keduanya sudah pernah melakukan hubungan badan.
Sejak dua bulan lalu, korban dan pelaku putus. IS kemudian pacaran dengan RH. Saat pacaran dengan RH, lagi-lagi IS melakukan hubungan badan. Karena punya pacar baru, IS tak lagi menghiraukan YS. Belakangan YS muncul dan meminta IS untuk kembali berhubungan badan dengannya. Namun IS menolak. Karena kesal, YS pun menyebarkan foto bugil korban melalui teman sekolahnya bernama DS.
DS lalu menyebarkan ke teman lainnya, HA dan ironisnya kakak kelas korban insial RI dan NU justru menjadikan foto bugil itu sebagai DP.
Pihak kepolisian memanggil 7 pelajar dan dua mahasiswi sebuah perguruan swasta di Parepare. Akhirnya, pacar IS yakni YS dan RH ditahan polisi karena kasus pencabulan anak di bawah umur.
”Dalam perkara ini ada dua kasus satu obyek, dimana dua kasus itu adalah penyebaran foto korban dan pencabulan, namun kedua tersagka ditahan karena kasus pencabulan, sedangkan kasus penyebaran foto bugil itu tidak ditahan dengan alasan masih pelajar,” katanya.
Tetapi, kata Nugraha, kasusnya tetap diproses hukum, dan tujuh siswi termasuk korban dikenakan wajib lapor.
Dalam kasus ini, polisi menyita handphoe tersangka sebagai barang bukti. Di dalam HP itu ada foto telanjang korban.
Nugraha membenarkan kalau foto itu sudah tersebar luas di Facebook.
”Yang beredar hanya di BBM bukan di Facebook, kalau ada di facebook itu belum diketahui, hanya kita tahu masih di BBM,” katanya.
Terpisah, Kepala SMA Negeri 4 Parepare, Muh. Sabir, membenarkan jika siswanya menyebarkan foto setengah dada yang beredar di BBM. ”Saya belum lihat di Facebook hanya di BBM, dan itupun hanya satu korbannya adalah IS masih duduk di kelas 1,” katanya.
Setelah dikordinasikan dengan kedua orangtuanya, korban akan sepakat kawin dengan pacarnya sendiri. ”Ini sudah dikomunikasikan dengan kedua belah pihak, dan yang jelas korban sudah keluar dari sekolah ini,”jelasnya.
Nasir meminta kepada media agar kasus ini tidak dibesar-besarkan karena sudah mencoreng nama baik SMA Negeri 4.
”Bukan tujuh foto bugil, tapi hanya satu siswa yang melakukan foto bugil yakni IS. Yang lainnya hanya menyebarkan sehingga diperiksa polisi untuk dimintai keteranganya,” katanya.
Kadis Pendidikan, Anwar Saad mengatakan, korban sudah tidak sekolah lagi, karena rencana mau kawin dengan pacarnya.”korban dikeluarkan sekolah karena mau kawin,”jelasnya.
Sementara , tokoh agama yang juga dosen STAIN Parepare, Tanwir Umar, mengatakan, foto selfi dengan telanjang sangat dilarang agama, dan ini sangat merusak sendi-sendi keagamaan bagi generasi kita. (sam/cha/b)
Kesal Ditolak Hubungan Badan, Foto Bugil Disebar
×

