JENEPONTO, BKM — Camat Tamalatea, M Basir, MSi menyatakan, sedikitnya 467 rumah tangga berpenghasilan belum memadai memperoleh bantuan rekayasa sosial dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jenepnto.
Program bantuan bedah rumah teranggarkan tahun 2015 mencapai Rp10 juta untuk satu rumah. Jumlah tersebut terdiri 226 di Desa Karelayu, 241 rumah di Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.
Basir menyebut, bedah rumah merupakan realisasi program Bupati Jeneponto, Ikhsan Iskandar yang diharapkan pelaksanaan proyeknya dibuka oleh Bupati dalam waktu singkat ini dan diharapkan rampung dalam 2015.
Adapun sistem penyelenggaraan program mulai dari tahap persiapan,perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian, serta pemanfatannya dikelolah Dinas Tata Ruang dan Agraria Pemkab Jeneponto, dengan menyesuaikan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan.
“Rekayasa sosial ini dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang ada di tempat masing-masing dilakukan dalam pandangan sistem integral. Artinya setiap bagian harus disesuakan dengan konsep desain sistem integralnya. Semua proses dan prosedure dalam sistem integral disesuaikan dengan kebutuhan desainnya,” jelasnya.
Konsep dimaksud, adalah melakukan perubahan atas suatu sistem dinamis dalam lingkungan yang berubah secara dinamis pula. Bedah rumah dilakukan secara parsial, misalnya, yang diperbaiki papannya saja yang rusak, atap, tiang dan atau sejenisnya.
Sistem pengadaan meterialnya diselenggarakan oleh suplayer (toko bangunan) setempat, seperti, H Yusuf Fatta toko bangunan di Tamanroya dan H Amir di Mannuruki, jelas M Basir di sela-sela kegiatan jambore ibu PKK sekabupaten Jeneponto di Kawasan Pariwisata Tanjung Bunga, Minggu (31/10) di Makassar. (zai-ril/c)
467 Terima Program Bedah Rumah
×

