PAREPARE, BKM — Setelah dilantik menjadi Direktur PDAM Parepare, Lukman Hakim kini fokus melakukan perbaikan internal perusahaan. Salah satunya pada manajemen keuangan yang selama ini amburadul.
Walaupun Kabag Keuangan Muh Syukri tidak mendukung kerja-kerja transparansi direktur PDAM, namun Lukman tetap memberikan semangat kepada anak buahnya.
“Kalau Kepala Bagian Keuangan tidak mau bekerja atau tidak mau masuk berkantor untuk perbaiki keuangan, itu akan menjadi bahan evaluasi saya,” kata Lukman, kemarin.
Lukman tahu kalau kebocoran selama ini terjadi di bagian keuangan. Karena itu dia menaruh perhatian serius terhadap pembenahan manajemen keuangan. Apalagi selama ini pertanggungjawaban keuangan belum selesai.
Terpisah, Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Abdul Muin juga menyesalkan sikap Muh Syukri tidak mau membantu direktur untuk menangani masalah keuangan yang sekarang ini amburadul. “Kalau tidak bisa bekerja, Kabag Keuangan harus segera diberi sanksi. Sebab jika tidak, pasti akan mempengaruhi kinerja karyawan yang lain,” tegasnya.
Dewas, kata Muin, harus membantu direktur menangani penyelesaian masalah yang terjadi di internal perusahaan. Persoalan di dalam inilah yang harus diperbaiki terlebih dahulu, sebelum melakukan pembenahan luar.
”Jadi harus internal dulu diperbaiki. Selanjutnya berpikir untuk yang lainnya,” tandas Muin.
Namun dia mengingatkan, sebelum dilakukan rotasi kepala bagian, perlu dilihat kinerjanya. Jika rapornya dinilai masih bagus, harus tetap dipertahankan. Sebaliknya, jika rapornya merah harus menerima konsekuensinya. “Yang mau bekerja harus disuppor. Tapi yang malas bekerja harus diberi sanksi,” tegasnya.
Hal senada diungkapkan Mustari Dathing, anggota dewas lainnya. Jika perlu, kata dia, harus ada rotasi minggu ini, supaya kinerja yang buruk tidak berlangsung terus menerus.
”Ini direktur baru. Target direktur satu bulan untuk memperbaiki internalnya,” terang Mustari.
Mustari berharap agar direktur sekarang ini bertindak tegas. Yang tidak bisa bekerja sama, harus ditinggalkan.
“Kita harus berlari untuk memperbaiki kinerja PDAM. Kita tidak boleh tidur. Harus ada rotasi. Jangan sampai mereka sudah jenuh dengan posisinya saat ini,” kunci Mustari. (smr/rus/c)
Kabag Keuangan PDAM Harus Diberi Sanksi
×

