MAKASSAR,BKM,–Niar (50),Salah Seorang Ketua RT VI, RW I Kelurahan Lette Kecamatan Mariso mendatangi Mapolresabes Makassar melaporkan kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang wanita karyawan pabrik kripik di wilayahnya, Kamis (26/11).
Ketua RT ini melaporkan kalau wania SAL, warganya menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh Fikra (30), yang diketahui pacar dari pemilik Perusahaan Kripik Jahe yang terletak di Jalan Cenderawasih.
Menurut Niar, dia menerima informasi dari teman korban bernama Ima yang membeberkan kepada warga kalau temannya menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh Fikra. Fikra diketahui adalah pacar dari pemilik perusahaan “Kripik Jahe”.
Mendengar informasi yang mengegerkan, ratusan warga mendatangi perusahaan itu lalu mencari terlapor.Namun berunung RT Yakni Niar menengahi masalah.
“Saya terima informasi dari warga kami bila wanita Sal seorang karyawan asal Kecamatan Trenggaleng Kota Surabaya jadi korban pencabulan. Atas adanya informasi yang beredar ke warga kami hingga menjadi geger dan warga mengambil tindakan hendak memassa pelaku,”ujar Niar kepada BKM Jumat (27/11).
Ihwal menimpa gadis setengah baya itu, kata Niar bermula saat dia menyetrika pakaian lalu kemudian pelaku memanggilnya menyuruh untuk memijat. Korban hendak menolak melaksanakan perintah karena pria itupacar bosnya.Namun saat korban akhirnya menurut. Saat memijat, pelaku
berbuat tidak senonoh.
“Karena takut diperlakukan seperti itu lagi, Sal melapor ke tetangga. Ia takut melapor ke pihak kepolisian karena diancam,”kata Niar.
Niar mengaku merasa kasihan terhadap korban hingga melapor ke polisi.
Kepala Seksi Bagian Hubungan Masayarakat Polrestabes Makassar Kompol Andi Husnaeni yang dikonfirmasi BKM membenarkan perihal laporan tersebut.
“Memang benar ada laporan pencabulan atas seorang karyawan yang menjadi korban pencabulan.Namun hal itu dittangani pihak polsek Mariso,”tukas Andi Husnaeni (ish/cha/b)

