MAKASSAR, BKM –Wali Kota Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mulai angkat bicara terkait lambannya pelaksanaan tes kompetensi calon kepala sekolah (Kepsek) di Kota Makassar. Bahkan Danny sapaan akrab wali kota mengaku bingung, karena jadwal tes belum juga ditentukan.
“Saya bingung lihat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Makassar. Masa jadwal pelaksanaan tes calon Kepsek saja belum ada dan terkesan ditutup-tutupi. Jangankan peserta calon Kepsek yang merasa bingung, saya juga pasti bingung. Termasuk bagaimana kesiapan materi tes yang akan diujikan ke peserta nanti. Siapa tahu materinya cuma hitung menghitung, termasuk apakah ada tes psikologinya?. Itu harus terbuka ke publik semua,” ujar Danny, saat dihubungi, Minggu (6/12).
Mantan Konsultan Tata Ruang Pemkot Makassar era Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin ini juga mengancam, perekrutan calon Kepsek jangan ada upaya kongkalikong. Kalau ada, pihaknya akan mengusut tuntas dan memberi sanksi ke panitia. Pemkot harus betul-betul mencari calon Kepsek yang memiliki kompetensi, kredibilitas yang baik serta dapat meningkatkan kemampuan dalam proses belajar dan mengajar di sekolah yang mereka pimpin.
“Rekruitmen calon kepsek harus transparan dan jauh dari kongkalikong dan benar-benar mencari orang yang memiliki kompeten yang baik,” tandas Danny.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar, Alimuddin Tarawe, mengatakan, Disdikbud Kota Makassar sampai saat ini masih menunggu asesor dari petugas LP2KS yang berhak menguji seluruh calon Kepsek. Untuk itu, Alimuddin hanya dapat mengimbau ke seluruh peserta calon Kepsek untuk sabar dan tidak kasak-kusuk menunggu pelaksanaan tes calon Kepsek.
“Kita masih menunggu petugas LP2KS, kalau sudah ada asesor dari pusat ke Makassar, kita pasti berkoordinasi ke wali kota untuk membahas jadwal pelaksanaan tes calon Kepsek,” singkatnya.
Ditanya soal seleksi berkas administrasi calon Kepsek, Alimuddin menambahkan, panitia telah menyelesaikan seluruh berkas yang diseleksi administrasi yang jumlahnya mencapai 1.448 peserta.
“Tidak adami kendala tinggal pelaksanaan tesnya. Kita masih menunggu petugas dari LP2KS kapan mereka ke Kota Makassar,” ujar Alimuddin.
Mengenai jadwal tes, ia menambahkan, kalau pihaknya belum menyusun jadwal tersebut.”Kalau jadwalnya saya juga belum tahu pi, yang jelas kita koordinasi dulu sama pak Wali kota,” katanya. (arf/b)

