MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyampaikan bahwa pada tahun 2016 nanti akan banyak proyek infrastruktur di Sulsel. Untuk itu, ia meminta kepada semua pihak, termasuk media untuk membantu mensukseskan pembangunan proyek-proyek tersebut.
“Bantuka…kita harus selesaikan sejumlah proyek di 2016 nanti,” kata Syahrul saat memberikan sambutan pada malam penganugerahan Tokoh Pendorong Kemajuan 2015 yang digelar Harian Berita Kota Makassar di Sandeq Room Hotel Grand Clarion, Sabtu (19/12) malam.
Syahrul mengungkapkan sejumlah proyek infrastruktur itu diantaranya pembangunan Newport Makassar, simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin, jalan layang Maros menuju Kabupaten Bone, Wisma Negara di Centrepoint of Indonesia dan middle ring road.
“Newport Makassar ini akan menjadi pusat tol laut di Indonesia Timur. Ini akan sangat membantu pembangunan ekonomi di Sulsel,” kata Syahrul.
Syahrul juga mengatakan, jika para pendahulu bisa membangun Lapangan Karebosi, Pantai Losari dan Fort Rotterdam yang bisa dinikmati saat ini, maka pemerintah harus juga bisa membangun agar bisa dinikmati oleh masyarakat nanti.
“Kita akan bangun Pantai Losari baru di Centrepoint of Indonesia dan Wisma Negara. Centerpoint ini akan menjadi magnet di pusat Indonesia,” kata Syahrul.
Mneyangkut pemberian Tokoh Pendorong Kemajuan, Syahrul yakin para tokoh yang menerima anugerah tersebut akan terus bekerja konsisten di bidang merek masing-masing. “Selamat bagi yang menerima Tokoh Pendorong Kemajuan, dan terus tingkatkan prestasinya,” katanya.
Menurut mantan Bupati Gowa dua periode tersebut, acara BKM ini sangat spesial karena berkaitan dengan ketokohan seseorang. Kegiatan ini dipastikan akan merangsang hadirnya kekuatan untuk melahirkan orang-orang yang berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.
Syahrul menekankan, hari esok akan lebih baik jika hadir pemimpin dan tokoh pendorong kemajuan yang akan mengenergizer pergerakan di Sulsel untuk berbuat sesuatu lebih bermakna.
“Saya salut sama BKM yang mampu menggagas dan menghadirkan kegiatan seperti ini karena bisa memotivasi untuk berbuat yang terbaik bagi daerah dan bangsanya,” ungkap Syahrul.
Sementara itu, Direktur Utama Fajar Holding Syamsu Nur juga memberi apresiasi positif terhadap kegiatan ini.
Menurut lelaki yang akrab disapa Pak Ancu ini, bagi sebuah media, tokoh menjadi prioritas dalam pemberitaan.
Menurutnya, semakin banyak tokoh di suatu daerah, bisa menjadi modal daerah untuk lebih maju.
“Ini adalah langkah yang patut terus dilakukan untuk merangsang lahirnya tokoh-tokoh baru yang memberi kontribusi bagi daerah kita,” jelasnya.
Kepada BKM yang semakin menapaki usia dewasa, Pak Ancu berpesan agar koran ini bisa menjadi agen kemajuan, pembaharuan, dan motivator.
Harapannya, BKM menjadi media yang lebih mempertajam keberagaman daerah dan mendesain informasi positif agar daerah bisa berkembang.
“Mari kita sama-sama membangun daerah untuk berkembang,” jelasnya.
Pada malam spesial itu, Direktur Utama BKM, Mustawa Nur tak lupa memperkenalkan program-program menarik BKM yang digagas tahun 2016 untuk mewarnai rubrikasi halaman kota metro ini.
Sukses dengan Majukan Lorong (Majurong) di tahun ini, beberapa program baru diluncurkan untuk tahun depan.
Program BKM yang berhasil mendorong kemajuan dan ikut berperan dalam membawa Makassar meraih Piala Adipura tahun 2015 adalah, Makassar Bebas Sampah (Mabasa), Makassar Majukan Lorong (Majurong).
Untuk tokoh pendorong kemajuan, BKM membagi beberapa kategori. Diantaranya Tokoh Pendorong Kemajuan Kategori Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, bupati/walikota, pengusaha, politikus, birokrat/pendidik, dan aparat penegak hukum.
Mustawa Nur menegaskan, BKM tidak akan berhenti menelorkan program yang akan mendorong kemajuan di Sulsel, khususnya Makassar. Menurut Mustawa, media cerdas adalah media yang bisa mendorong wilayahnya. Asumsi itu berangkat dari filosofi, kalau wilayah yang maju pasti memiliki media yang maju pula.
Acara yang berlangsung semarak ini dirangkaikan dengan resepsi Ulang Tahun BKM yang ke-18. Selain gubernur, hadir pula Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Pudji Hartanto, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Direktur Utama Fajar Holding Syamsu Nur, Komisaris Utama Berita Kota Makassar Zulkifli Gani Otto, Direktur Utama BKM Mustawa Nur, sejumlah bupati/wali kota penerima penghargaan, dan tokoh penting lainnya di Sulsel yang dinobatkan sebagai Tokoh Pendorong Kemajuan 2015.
Pada malam itu, Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto juga memberikan hadiah spesial kepada BKM yakni satu unit kamera. Menurut Kapolda, ini adalah kejutan spesial bagi BKM yang turut membantu kerja kepolisian selama ini.
Para undangan juga disuguhi hiburan dari SMPN 21 dan 24 Makassar (tari paduppa), SMPN 33 dan 13 Makassar (tari empat etnis), vocal group dari SMPN 3 Makassar, angngaru dari SMPN 40 Makassar serta tim senam Pantai Losari Massanang Polwan Polda Sulsel. (rhm/cha/b)
SYL: Bantuka…Kawal Pembangunan Infrastruktur
Malam Penganugerahan Tokoh Pendorong Kemajuan Semarak
×

