PAREPARE, BKM — Satpol PP melakukan razia orang gila di kota Parepare yang semakin bertambah jumlahnya, entah dari mana asal-usulnya. Ada tiga orang gila diamankan, Kamis (7/1) kemarin di lokasi berbeda.
Ketiganya itu langsung boyong ke Dinas Kesehatan untuk ditampung agar dinas kesehatan harus tahu mau diapakan orang gila tersebut.
Pantaun BKM saat operasi orang gila digelar itu, langsung dibawah ke dinkes (dinak kesehatan) namun justru ditolak oleh pihak dinkes dengan alasan bukan tupoksinya, bahwa itu tupoksi dinas sosial, namun dinas sosial juga tidak mau tangani orang gila kecuali warga terlantar.
Saat satpol menyerahkan tiga orang gila ke Dinkes, tidak mau pihak dinkes tangani dengan alasan tanpa ada kordinasi dan melibatkan dinkes saat operasi.”Kami tidak dilibatkan dalam operasi ini, mestinya koordinasi dulu baru turun sama-sama melakukan razia,” ujar Sekretaris Dinkes, Husain Khalik kepada sejumlah wartawan.
Kasat Pol PP, Hasan Ginca yang ada dekat Husain membantah hal itu.”Ini sudah lama koordinasi, bahkan sudah sering dilakukan coffe morning namun tidak ada aksi, sehingga Satpol PP turun melakukan tindakan nyata karena sudah meresahkan warga adanya orang gila,”jelasnya.
Bahkan orang gila itu turun mandi-mandi ke air mancur patung ainun-habibie sehingga jorok airnya yang merusak ikon kota Parepare,”kalau dibiarkan atau baru tunggu kordinasi, maka sampai kapan ada aksinya, mestinya pihak dinkes bertindak saat orang gila kami tangkap lalu dinkes yang menindak lanjuti bersama dinsos, jangan ada saling lempar tanggung jawab,”tuturnya.
Saat ditanya Sekretaris Dinkes soal lebih lanjut koordinasi dan pernyataan Kasatpol PP, langsung tinggalkan wartawan. “Saya koordinasi dulu pak Kadis bagaimana selanjutnya,”tandas mantan Camat Soreang ini sambil berlalu. (smr/C)
Satpol PP Jaring Tiga Orang Gila
×

