MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar melalui Badan KB Kota Makassar mereflesikan program innovasi baru dalam upaya merekontruksi nasib rakyat menjadi masyarakat sejahtera serta merestorasi tata ruang kota menjadi Kota nyaman kelas dunia melalui pembinaan Lorong KB yang nyaman dan bersahaja bagi masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh saat memberikan sambutan pada acara Pencanangan Lorong KB dan Kampung KB di Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya, Kamis (4/2).
Ibe sapaan akrabnya mengatakan, Kota Makassar saat ini memiliki perkembangan program KB yang cukup menggembirakan dan meningkat. Hal tersebut terlihat dimana penggunaan alat kontrasepsi jumlahnya terhitung meningkat, sehingga dengan adanya pencanangan Lorong KB dan juga Kampung KB secara Nasional dapat menjadikan Makassar lebih baik dan dijadikan sebagai barometer terhadap inovasi pengembangan.
Ibe juga menyempatkan untuk menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan dan juga kepada Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Sulawesi Selatan atas di tunjuknya Kota Makassar sebagai lokasi Pencanangan Lorong KB / Kampung KB Tingkat Propinsi Sulawesi Selatan.
“Saya mewakili Pemerintah Kota Makassar mengucapkan terimakasih karena, Kota Makassar dipilih sebagai lokasi pencanangan Lorong KB ataupun Kampung KB ditingkat provinsi,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkota Makassar juga berkomitmen yang kuat untuk menangani masalah kependudukan khususnya untuk dikalangan remaja hingga pasangan subur.
“Pemerintah Kota Makassar memiliki komitmen yang kuat dalam menangani masalah kependudukan di mulai dari kalangan remaja hingga pasangan usia subur (PUS) seperti upaya peningkatan kualitas remaja melalui pembentukan kelompok remaja (PIK- KRR) disetiap sekolah dan kesertaan ber-KB melalui program akselerasi pelayanan KB berbasis Lorong KB yang nyaman dan bersahaja pada 143 kelurahan di kota makassar”, jelasnya.
Usai pemukulan gong tanda pencanangan Lorong KB yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dilanjutkan dengan peninjauan kegiatan Lorong KB dan penanaman pohon secara simbolis. Penanaman pohon sebanyak 2500 pohon akan dilakukan oleh kader KB dan mahasiswa KKN Lorong dari UKI Paulus Kota Makassar.
Seperti di ketahui jumlah peserta KB aktif yang telah dibina hingga Desember 2015 telah mencapai 121.898 peserta KB aktif atau 69,31% dari 175.857 pasangan usia subur (PUS) yang ada di kota Makassar dengan tingkat prevalensi rata-rata kesertaan ber-KB 68% setiap tahunnya.
Hadir dalam kesempatan ini Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Ir.H.Agus Arifin Nu’mang, Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Sulawesi Selatan Andi Rini Herri Iskandar, Kadis Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan Rahmat Latief, Asisten IV Kota Makassar Hj.A.Iriani, Kepala SKPD KB se Sulawesi Selatan, Kepala Badan KB Kota Makassar Danial Pakambangan, Camat Biringkanaya A. Syahrum Makkuradde, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar Andi Marlina, para Lurah Kecamatan Biringkanaya, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Peserta KKN Lorong UKI Paulus sebanyak 150 Orang. (arf/war/c)
Program KB Makassar Meningkat
×

