pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rp250 M untuk Benahi Infrastruktur di Takalar

TAKALAR, BKM — Bupati Takalar H Burhanuddin Baharuddin mengalokasikan anggaran dalam APBD tahun 2016 sebesar Rp250 miliar untuk membenahi infrastruktur dan kebutuhan pelengkapnya. Anggaran tersebut meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
”Untuk tahun 2016 ini kita lipatgandakan anggaran untuk infrastruktur jalan, jembatan dan drainase. Kalau jalan sudah selesai, harus dibenahi lagi penerangan jalannya. Jadi secara totalitas untuk pembenahan infrastruktur jalan dan kebutuhan-kebutuhan pelengkapnya tahun ini mencapai Rp250 miliar. Saya yakin ini bisa membangun jalan kurang lebih sampai 80 kilometer,” kata Bupati di ruang kerjanya, pekan lalu.
Mantan anggota DPRD Sulsel dari Partai Golkar ini menyebutkan, di tahun pertama kepemimpinannya di Takalar, APBD tergolong sangat sedikit. Angkanya berada di kisaran Rp600 miliar lebih.
Dari jumlah itu, untuk sektor ke-PU-an hanya mendapat alokasi Rp40 miliar. Itupun harus dibagi untuk empat bidang, yakni keciptakaryaan, binamarga, sumber daya air dan tata ruang. Porsi terbesar bidang binamarga, yakni kurang lebih Rp30 miliar.
”Kalau kita bagi, rata-rata hanya bisa mengcover, kalau hanya jalan saja kurang lebih 10 kilometer. Itupun dengan status peningkatan. Belum membuka jalan baru,” terangnya lagi.
Di tahun 2015 lalu, Burhanuddin kemucian mencoba membuat rencana besar mengenai sistem transportasi jalan yang ada di Takalar. Khususnya bagaimana cara memecahkan kebuntuan kemacetan jalan yang menghubungkan Makassar-Takalar-Gowa serta jalur-jalur besar ke Jeneponto.
Ia kemudian menjelaskan ke kementerian bahwa untuk mengatasi ini, ruas jalan poros Takalar harus diperbaiki. Hasilnya, tahun lalu Takalar mendapatkan anggaran kurang lebih Rp120 miliar khusus untuk jalan. Alokasi itu memacu kenaikan APDB Takalar yang cukup signifikan.
Takalar yang memiliki sembilan kecamatan, yang terbagi menjadi 100 desa serta kelurahan, dulunya hampir sebagian besar jalannya menggunakan jalan lapen. Kini, pembenahan infrastruktur jalan dilakukan dengan menggunakan beton serta hotmix.
”Panjang jalan di Takalar ini 800 kilometer. Di tahun pertama, yang kita perbaiki baru kurang lebih 40 persen. Berarti masih ada 60 persen jalanan yang harus kita benahi. Di tahun ketiga kepemimpinan kami, sekarang sudah menjadi 60 persen. 40 persen yang belum dibenahi,” tandasnya. (*/rus)



×


Rp250 M untuk Benahi Infrastruktur di Takalar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar