MAKASSAR, BKM –Aksi demo diprediksi mengancam pelaksanaan pelantikan sepuluh dari 11 bupati dan wakil bupati di Makassar, Rabu, (17/2) mendatang.
Aksi diperkirakan akan datang dari lima daerah yang selama ini bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) yakni Gowa, Bulukumba, Selayar, Pangkep dan Barru. Bahkan bisa jadi massa dari Luwu Timur yang mempersoalkan ijazah wakil bupati terpilih Irwan Bachri Syam juga ikut hadir.
Untuk kabupaten Toraja Utara belum dilakukan pelantikan karena masa kerja Frederik B Sorrong berakhir pada Maret mendatang.
Dari Makale, rencana pelantikan Nicodemus Biringkanae-Viktor Datuan Batara yang diusung koalisi Parti Demokrat dan PKPI mendapat apresiasi dari para pendukungnya.
Relawan Sangmaneta Nober kepada koran ini mengatakan meskipun pelantikan digelar di Makassar, namun pihaknya siap menghadiri meskipun biaya sendiri.
Di Kabupaten Barru, Pihak DPRD Barru akhirnya mengesahan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Andi Idris Syukur(AIS)-Suardi Saleh, melalui rapat pleno Selasa(9/2).
Hasil ini membuat para Tim pemenangan AIS bernafas lega dan sekaligus membatalkan rencana menggelar aksi demo besar-besaran, seandainya dewan tidak menggelar rapat pleno pengesahan.
Sebelumnya Hasan Rezy yang juga salah seorang Tim Pemenangan AIS, mengancam akan mengerahkan massa, jika dewan tidak segera menyikapi langkah pengesahan dari hasil penetapan KPU. “Yah kami bersyukur karena dewan sudah melakukan pengesahan. Padahal sehari sebelumnya, kita sudah berkoordinasi dengan sejumlah tim dari tujuh kecamatan untuk menggerakkan massa untuk menggelar demo. Tentu dengan agenda demo ini dilakukan jika sampai dewan benar-benar tidak menggelar pengesahan AIS”ujar Hasan.
Kepastian pelantikan berdasarkan surat edaran Kemendagri. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Latif mengungkapkan, pihaknya masih mencari lokasi yang tepat untuk pelaksanakan pelantikan. “Kita sementara cek yang mana memungkinkan. Mungkin di kantor gubernur apakah di ruang pola atau di lapangan. Salah satu alternatif juga kita lihat CCC (Celebes Convention Center),” ungkap Latif.
Sementara Kepala Biro Pemerintahan Daerah Pemprov Sulsel Andi Baso Pangeran menyebutkan, pihaknya akan mengundang pihak pemerintah kabupaten untuk mengikuti rapat pelantikan dalam satu dua hari ke depan. “Lokasinya kita lagi tinjau. Semuanya sesuai petunjuk Pak gubernur,” tuturnya.
Untuk Toraja Utara, lanjutnya, kalau pun SK-nya bersamaan selesai dengan 10 kabupaten lainnya, pelantikannya tetap mengikuti akhir masa jabatan.
“Kita rencanakan 10 kabupaten, sesuai berkas yang sudah teririm ke kementerian,” uangkapnya.
Untuk Barru, pihaknya telah memantau perkembangannya, dimana berkas pelantikan telah diparipurnakan hari ini (kemarin). “Disegerakan hari ini (kemarin) ke kami, kemudian ke proses untuk dibawa ke Jakarta,” pungkasnya. (rhm-gus-udi/rif/c)
Aksi Demo Ancam Pelantikan Bupati
AIS Disahkan, Tim Batal Demo
×

