pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rumah Pribadi Jadi Sekretariat Peduli Kanker

Dr Nurlinda Subair, Pendiri Makassar Cancer Care Community (1)

PENYAKIT kanker dan tumor masih menjadi momok menakutkan bagi banyak orang. Salah satu penyebabnya, kurangnya pengetahuan yang dimiliki sebagian besar masyarakat tentang pencegahan dan cara penanggulangannya.

Laporan: Arif Alqadri

KOMUNITAS Peduli Kanker Makassar hadir untuk menunjukkan kepedulian terhadap penyakit ini. Adalah Dr Nurlinda Subair,MSi yang menggagas berdirinya komunitas tersebut.
Bahkan, wanita yang akrab disapa Ibu Nonong itu membuka sebuah sekretariat untuk para anggota Makassar Cancer Care Community (MC3). Ada banyak elemen yang terlibat di dalamnya. Mulai dari penderita tumor dan kanker, hingga relawan ataupun dokter yang sukarela memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai pencegahaan dan deteksi dini tumor kanker.
Sekretariat MC3 berada di Jalan Kumala Raya. Ini sekaligus rumah pribadi milik Ibu Nonong. Tempat ini digunakan untuk berkumpul dan berbagi pengalaman terkait penyakit tumor dankanker.
Biasanya dua kali dalam sebulan para anggota MC3, baik penderita tumor kander, orang yang telah sembuh, relawan maupun dokter sukarela berkumpul dan berbagi pengalaman di sekretariat yang berukuran tidak terlalu luas.
Di dalam ruangan berukuran panjang 8 meter dan lebar 4 meter disediakan sebuah lemari yang berukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Lemari tersebut ditempatkan di dalam ruangan untuk menyimpan sejumlah perlengkapan, baik aksesories MC3, brosur, buku pengenalan kanker payudara dan juga buku program MC3.
Tak lupa spanduk yang bertuliskan visi misi MC3 dipasang di samping lemari, yang ditujukan untuk senantiasa mengingat tujuan MC3.
Sekretariat komunitas ini masih memiliki ornamen bangunan Belanda, dimana atap yang tinggi dan pintu yang lebar berbentuk kerucut. Kondisi ini membuat tamu yang datang betah berlama-lama untuk saling berbagi. Meskipun di dalamnya tidak terlihat pendingin ruangan, tetapi udara sejuk tetap terasa.
”Saya memilih membuka sekretariat MC3 di rumah meskipun ukurannya tidak terlalu besar. Saya berharap tempat ini bisa bermanfaat untuk menampung anggota yang datang saling berbagi pengalaman dan silaturahmi. Ini tempat berkumpul para penderita bersama relawan MC3,” ujar Ibu Nonong dalam sebuah bincang-bincang dengan BKM.
Mengenakan baju pink motif bunga, Dr Nurlinda berharap suatu saat bisa membangun sekretariat MC3 yang lebih baik dari hasil keringat, kerja sama serta dukungan dari anggota MC3. Sehingga akan semakin banyak masyarakat ataupun penderita kanker yang ingin berbagi, dan mengetahui cara pencegahaan dini tumor kanker yang merupakan penyakit nomor dua mematikan setelah penyakit jantung. (*/rus/b)



×


Rumah Pribadi Jadi Sekretariat Peduli Kanker

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar