MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menjadwalkan pemanggilan ke managemen Mal Panakkukang. Pemangilan tersebut atas komersialisasi toilet bagi pengunjung Mal.
Anggota Komisi D Bidang Pebangunan DPRD Makassar, Syamsuddin Kadir mengungkapkan, sebelumnya dia bersama anggota DPRD Makassar yang ada di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kecamatan Panakkukang dan Manggala telah mengunjungi langsung MP.
Kunjungan tersebut untuk memastikan laporan warga soal penarikan ongkos bagi pengunjung yang ingin menggunakan fasilitas toilet di MP.”Kita sudah ke sana, tetapi tidak bertemu dengan pimpinan perusahaan,” terang anggota Fraksi Golkar itu di DPRD Makassar, akhir pekan lalu.
Olehnya ke depan komisi D, akan memangil pengelolah MP dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP). Saat ini Syamsuddin menegaskan baru sementara menjadwalkan pemanggilan tersebut untuk mengklarifikasi perihal pemungutan biaya pengunaan toilet.
“Langkah ini diambil karena dalam reses baru-baru ini dewan tidak berhasil bertemu dengan pengelola Mal,” katanya.
Lebih jauh, Syamsuddin kadir juga menyoroti fasilitas tempat ibadah di mal terbesar di Makkasar itu, yang ukurannya sangat kecil dan tidak nyaman untuk ditempati beribadah. Belum lagi, fasilitas pendingin ruangan (AC) yang tidak berfungsi sehingga suasananya sangat pengap serta panas saat sedang beribadah.
“Pengunjung yang ingin menjalankan ibadah akan sangat tidak khusuf karena kondisi ruangan salat yang tidak memadai,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Masyarakat, Hamzah Hamid mengungkapkan, di Makassar pusat perbelanjaan yang masih memungut biaya penggunaan toilet, selain MP terdapat pusat perbelanjaan lainnya. Padahal seharusnya sudah menjadi kewajiban untuk seluruh mal untuk menyediakan fasilitas umum untuk dimanfaatkan secara gatis kepada pengunjung.
“Itu sudah kewajiban perusahaan, sehingga apa yang dilakukan MP sudah melanggar,” tuturnya.(ita/war)
Dewan Panggil Manajemen MP
×

