pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ubah Sikap Malas Warga Menjadi Rajin Bersih-bersih

Berkebun di Lorong, Siapa Takut? (1)

MENYEBUT kata berkebun, yang terbersit di pikiran kita adalah ketersediaan lahan cukup luas untuk ditanami aneka jenis tanaman. Namun anggapan itu kini bergeser, menyusul kian gencarnya pelaksanaan program berkebun di lorong. Seperti apa hasilnya?

Laporan: Arif Al Qadri

SUASANA Lorong 188, Jalan Kodingareng, Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo, Kota Makassar tampak begitu hijau. Aneka jenis tanaman yang buahnya bisa dikonsumsi, tumbuh subur di dalam pot di depan rumah warga. Ada pula yang ditanam di lahan kosong, serta dalam pot yang menempel di dinding rumah. Lorong ini memang menjadi salah satu percontohan yang dicanangkan Badan Ketahanan Pangan Kota Makassar.
Warga setempat terlihat sibuk memperbaiki pepohonan yang mereka tanam sebelumnya. Dominan tanaman di lorong ini berupa sayuran, seperti sawi, kangkung, terong, tomat dan cabe.
Salah seorang warga yang juga Ketua RW 04, Husna mengatakan, keberadaan kebun bibit di lorongnya begitu membantu warga. Karena selain dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi sendiri, juga dapat dijual ke warga lain. Apalagi Badan Ketahanan Pangan juga sering memberikan bantuan berupa bibit, pupuk maupun pot ke masing-masing warga.
Setelah terbentuk kebun di wilayahnya, para warga juga terlihat semakin rajin dan berinisiatif untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya didepan rumah masing masing. ”Kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tumbuh setelah adanya program dari Badan Ketahanan Pangan,” ujar Husna.
Sejak adanya kebun bibit di wilayahnya, diakui Husna, cukup banyak perubahan yang terlihat di Lorong 188. Seperti lorong lebih sejuk, nyaman dan bersih. Tamu yang datang ke dalam lorong juga mengaku merasa betah tinggal berlama-lama karena suasananya yang begitu asri. Bahkan sebagian diantaranya tidak segan meminta bibit tanaman masyarakat yang ada di lorong ini.
“Saya berharap warga semakin sadar dan kreatif lagi mengembangkan lorong menjadi lebih baik,” imbuhnya.
Penyuluh Pertanian Kantor Ketahanan Pangan, Nurman mengatakan, ketika di awal memberikan penyuluhan kepada warga Lorong 188, Kelurahaan Mampu, dirinya menghadapi sejumlah kendala. Saat itu sebagian warga masih terlihat malas untuk melakukan bersih-bersih di wilayahnya. Namun lama kelamaan, warga mulai sadar setelah melihat hasil yang didapatkan warga dari menanam tanaman di depan rumahnya.
Menurutnya, program penghijauan oleh Ketahanan Pangan akan terus dilakukan ke sejumlah lorong-lorong yang ada di Kota Makassar dengan memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga lingkungan. Warga juga diberikan bantuan berupa bibit, pupuk dan tanaman.
“Saya melihat saat ini sudah banyak perubahaan yang ditunjukkan warga. Saya juga semakin bersemangat untuk terus memberikan penyuluhan kepada masyarakat,” katanya. (*/rus)



×


Ubah Sikap Malas Warga Menjadi Rajin Bersih-bersih

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar