MAKASSAR,BKM — Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar akan memasok kekuatan baru untuk mempersempit gerak ruang kelompok terduga teroris jaringan Santoso di wilayah Operasi Tinombala Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Rencananya, 150 personil dari Satuab Brigade Mobil (Brimob) akan diterjunkan ke Posis pada, Jumat (29/4) hari ini, dan dilepas langsung oleh Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Anton Charliyan.
“Besok Pak Kapolda melepas sekitar 150 personil Brimob untuk mendukung operasi Tinombala di wilayah Poso,” ungkap Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Rabu (27/4).
Barung mengatakan, pengiriman 150 personil Brimob ke Poso atas perintah langsung dari Kapolri. “Pak Kapolri minta penambahan kekuatan dalam operasi di sana,” singkatnya.
Sebelumnya, Panglima Kodam VII/Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengaku telah melakukan peninjauan ke lokasi Operasi Tinombala. Dia mengaku, medan operasi banyak mendapat hambatan. Selain medan yang berat, kelompok terduga teroris Santoso juga masih mendapat dukungan dari warga sekitar.
“Saya sudah meninjau langsung lokasi. Medannya memang cukup berat, berbelok-belok, terpotong-potong, ada pula sebagian kecil warga yang masih memberi bantuan berupa makanan dan minuman kepada kelompok ini,” ucap Pangdam di acara Cofee Morning bersama awak media, di aula Makodam, Rabu lalu.
Pangdam juga menyesalkan adanya sebagian kecil warga yang mendukung pergerakan terduga teroris jaringan Santoro di wilayah Tinombala. “Kita harap warga di sana tidak ikut membantu pergerakan mereka,” ujar Pangdam. (ish-ril)
150 Personil Brimob Polda Sulsel Berangkat ke Poso
×

