PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menghadiri pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 1 kilogram senilai Rp1,5 miliar, di kantor Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare, Jumat (29/4).
Pemusnahan dilakukan dengan cara mencampurkan narkoba dengan pasir, semen dan air lalu dikubur sehingga tidak terjadi hal yang merugikan orang lain. Kapolres Parepare, AKBP Alan Gerrit Abast hadir dalam pemusnahan ini.
Alan tidak mau membakar narkoba saat pemusnahan, karena jika itu dilakukan, maka bisa saja yang hadir positif semuanya. Untuk itu dilakukan cara yang lebih aman. Mencampur sabu dengan semen juga dilakukan di Polsek Ujung. Saat itu ada 12 kilogram sabu yang dimusnahkan.
Selama pekan ini, sudah 13 kilogram dimusnahkan jajaran Polres Parepare narkoba, sebagai bentuk dukungan pemberantasan sindikat narkoba.
Dikatakan Alan, selama dirinya menjabat Polres Parepare, sudah 13 kilogram sabu yang dimusnahkan. ”Ini menunjukkab bahwa Parepare sangat rawan narkoba. Karena Parepare terhubung langsung melalui jalur pelabuhan dengan Tarakan serta Nunukan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Wali Kota Taufan Pawe mendukung langkah aparat TNI/Polri untuk memberantas narkoba. Ia ingin pemerintah dan masyarakat terlibat secara langsung dalam pencegahan dan pemberantasan barang haram ini.
”Jadi mulai diri sendiri, keluarga dan lalu orang lain dalam melakukan pencegahan. Karena Parepare ini bukan merupakan tujuan, hanya transit untuk dibawa ke daerah lain,” jelasnya.
Taufan pernah berkomunikasi dengan Kapolres, Dandim 1405 Malluestasi serta ketua pengadilan terkait masalah narkoba. Diperediksi, narkoba yang beredar di Parepare hanya sekitar 20 persen. Sisanya di daerah lain. (smr/rus/c)
Sabu Rp1,5 Miliar Dicampur Semen dan Air
×

