pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tawuran Pakai Senapan Angin, Lima Orang Luka

MAKASSAR, BKM — Tawuran antarkelompok di wilayah Kecamatan Makassar, kian beringas. Selain menggunakan batu, parang dan busur, pelaku tawuran juga tidak segan-segan memakai senapan angin.
Seperti yang terjadi pada Senin (9/5) malam sekitar pukul 22.45 Wita. Dua kelompok terlibat dalam tawuran ini, masing-masing pemuda Asrama Bara-baraya berhadapan dengan pemuda Asrama Daud.
Informasi yang dihimpun BKM, menyebutkan bentrokan kedua kelompok bermula ketika salah seorang pemuda dari barak PQ hendak menutup pintu gerbang. Ketika berada di pintu gerbang samping Asrama Bara-baraya, pemuda tersebut tiba-tiba saja ditembak oleh orang tak dikenal dengan menggunakan senapan angin.
Tak terima dengan penembakan itu, pemuda dari Asrama Bara-baraya langsung melakukan serangan balasan. Mereka menggunakan busur dan batu. Aksi saling serang pun tak terhindarkan.
Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Makassar yang dipimpin langsung Kapolsek, Kompol Sudaryanto cepat datang ke lokasi. Mereka diback up Patmor Polrestabes Makassar bersama anggota Koramil 08/Makassar dipimpin Wadanramil, Kapten Inf Iskandar. Tidak lama kemudian tawuran berhasil diredam.
Akibat kejadian tersebut, lima orang pemuda mengalami luka tembak air softgun dan panah. Meraka adalah Arman (24), terkena panah pada bagian bahu kanan, Ferry (21) terkena tembakan senapan angin pada lutut kiri, Hasan (21) tertembak senapan angin di paha kanan, Jefri (23) terkena tembakan softgun pada bagian dahi, dan Hamsa (25) mengalami luka terkena anak panah pada bagian tulang kering kaki kanan.
Kelimanya adalah warga Asrama Barabaraya. Seluruh korban dirawat di Rumah Sakit Labuang Baji, Makassar.
Untuk mengantisipasi bentrok susulan, personel patmor gabungan Polsek dan Polrestabes Makassar dipimpin Brigpol Rizal bersiaga di lokasi. Termasuk anggota Koramil 08/Makassar.
Kapolsek Makassar, Kompol Sudaryanto mengatakan, pihaknya masih mengusut pemicu terjadinya tawuran kedua kelompok. ”Kita belum tahu pasti apa penyebabnya sehingga terjadi perang kelompok. Tim sudah diturunkan untuk melakukan penyelidikan di lokasi, dengan meminta keterangan saksi-saksi,” terangnya.
Khusus kepada korban, polisi berencana meminta keterangan mereka setelah kondisinya membaik. (ish/rus)



×


Tawuran Pakai Senapan Angin, Lima Orang Luka

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar