pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pengendara yang Melanggar Meningkat 125 Persen

MAKASSAR, BKM — Angka pelanggaran lalulintas di wilayah hukum Polda Sulselbar tergolong masih tinggi. Indikasinya, selama berlangsung Operasi Patuh 2016, tercatat sebanyak 5.779 sepeda motor yang terjaring. Angka itu naik sebanyak 125 persen dibanding tahun 2015 yang hanya mencapai 2.567 unit.
Untuk profesi para pelanggar lalulintas itu, didominasi pekerja swasta. Jumlahnya sebanyak 3.838 orang. Sementara tahun 2015 1.719, atau naik hingga 123 persen.
”Pada Operasi Patuh tahun 2016 ini pelaku pelanggaran sebanyak 7.160. Sementara di tahun 2015 hanya 3.450. Naik 107 persen,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera, kemarin.
Diakui Frans Barung, pihak kepolisian terus berupaya untuk menekan kerawanan lakalantas, khususnya di area keramaian. Meski begitu, tetap saja terjadi peningkatan hingga 1,5 persen.
”Ada peningkatan 1,5 persen pada area keramaian dan rawan lakalantas. Untuk Operasi Patuh 2016 ini sebanyak 659 kali, sementara tahun lalu hanya 649 kali,” tambah Frans Barung.
Adapun angka kecelakaan yang terjadi pada Operasi Patuh 2016 ini, terdapat 51 kasus. Jumlah itu menurun satu kasus dibanding tahun lalu yang jumlahnya 52 kasus.
Dalam kasus kecelakaan ini ada tujuh orang yang meninggal dunia. Jumlah itu mengalami penurunan dibanding tahun 2015 lalu, dimana ada 14 orang yang meninggal.
Sementara yang luka sebanyak 57 orang tahun ini, sementara tahun lalu sebanyak 60 orang. Kerugian materil tahun ini sebesar Rp84.650.000, mengalami penurunan signifikan dibanding tahun lalu yang mencapai angka Rp290.800.000. (ish/rus)



×


Pengendara yang Melanggar Meningkat 125 Persen

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar