pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Baru Lulus SMA, Gantung Diri Gegara Asmara

LUWU, BKM — Warga Desa Olang, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, geger. Rabu (1/6) sekitar pukul 12.00 Wita, seorang gadis di kampung ini bernama Ks ditemukan tewas bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Rabba. Seutas tali menjerat leher korban yang mengenakan baju kaos warna putih.
Kuat dugaan, korban yang baru berusia 18 tahun itu nekat mengakhiri hidupnya gara-gara asmara dengan kekasihnya. Kemungkinan itu dibenarkan Kepala Desa Olang, Rudi Salam Karim.
Menurut Rudi, dirinya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. “Saya masih di Belopa. Soal info bunuh diri warga Olang, memang benar,” ujar Rusdi.
Informasi yang diperoleh BKM, korban baru saja lulus dari salah satu SMA di Kecamatan Ponrang. Ia rencananya baru mau mendaftar pada salah satu perguruan tinggi di Kota Palopo.
Selama ini Ks dikenal sebagai anak yang pendiam namun pandai bergaul. Diapun banyak disenangi oleh teman-temannya.
Ketika pertama kali ditemukan, kondisi jasad korban telah kaku dan membiru. Kedua kakinya dalam posisi tertekuk. ”Saya kaget waktu menemukannya tergantung di dalam kamar,” kata Rabba.
Tidak jauh dari tempat korban gantung diri, di atas kasur yang ditutup seprei warna merah, terdapat secarik kertas putih. Ternyata, sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara tragis, Ks sempat menulis sepucuk surat untuk keluarga yang ditinggalkan.
Isi suratnya seperti ini. ”Buat keluargaku minta maaf kha karena banyak salahku, sadar jika apa yg saya lakukan sekarang ini salah. Tapi inilah saya, saya tidak bisa law harus menahan sakit hatiku, saya sayang sama kalian semua, saya harap kalian selalu bahagia. Jangan pernah ada yang namanya bertengkar dalam keluarga, walaupun saya sudah tidak ada lagi tetapi saya tetap akan menjadi bagian dari kalian. Jangan pernah kalian menagisi saya karena kapan kalian menagis, saya tidak akan pernah tenang, saya ingin kalian selalu bahagia, sekali lagi saya minta maaf law saya pernah banyak salah dengan kalian. Saya sayang pada kalian semua.”
Jika memperhatikan kondisi di dalam kamar korban, kemungkinan ia terlebih dahulu naik di atas tempat tidur lalu memasang tali di lehernya. Selanjutnya ia melompat turun hingga akhirnya meregang nyawa.
Kepala Satuan Reskrim Polres Luwu, AKP Dedy Setiawan mengkonfirmasi kebenaran adanya warga Olang yang tewas gantung diri. Menurut Dedy, aparat Polres Luwu bersama Polsek Ponrang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi masih mendalami apa ada motif selain asmara dalam kejadian ini. ”Soal motifnya, kita masih melakukan pengembangan di lapangan,” kata mantan Kapolsek Walenrang ini, kemarin.
Ayah korban, Kadir masih terlihat syok menghadapi musibah ini. Ia belum bersedia berkomentar saat BKM mewawancarainya. Kadir tampak terpukul dengan pilihan putri ketiga dari empat anak kandungnya itu dalam mengakhiri hidup. (wan/rus/b)



×


Baru Lulus SMA, Gantung Diri Gegara Asmara

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar