MAKASSAR, BKM–Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar menggelar seminar Nasional di Hotel Swiss Bell, Jalan Ujung Pandang, Jumat (3/6).
Seminar yang mengusung tema “Etika Media di Era Digital” ini dihadiri oleh Ketua AJI Makassar Gunawan Mashar, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Arifin Nu’mang, Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Konsulat Jendral (Konjen) Australia untuk Makassar Richard, dan Dewan Etik AJI Makassar Muliadi Mau.
Ketua AJI Makassar, Gunawan Mashar dalam sambutannya mengatakan, seminar yang dilakukan ini dalam rangka membangkitkan dan mengupas kembali etika dasar media di dalam setiap pemberitaan khususnya di era informasi digital yang kian berkembang.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang mengatakan sangat mengapresiasi perhelatan yang digelar AJI Makassar. Ia menilai setiap media atau insan pers tentunya mampu memberikan data yang jelas dalam setiap pemberitaan.
Dalam seminar kemarin, anggota Dewan Pers, Ratna Komala mengatakan, media harus memahami karakteristik, media harus beretika minimal harus memenuhi 5W+H. Apalagi, masih banyak media tidak memenuhi atau memperhatikan hal seperti itu terutama media online.”Banyak berita yang tidak akurat, tidak dan tidak memenuhi 5W+H,” lanjutnya.
Sementara pembicara yang lain, Arfi Bambani juga mengulas tentang alasan pers harus etis. Menurutnya, ada batasan -batasan yang tidak bisa ditembus oleh media seperti batas undang-undang, Hak Asasi Manusia dan Kepatuhan atau agama.
Kegiatan ini juga rencananya akan dirangkaian dengan pemilihan ketua AJI Makassar atau Konferensi Kota (Konferta) yang dilaksakan setiap tiga tahun sekali.(man/war)
Dewan Pers Tuntut Media Lebih Beretika
×

