RAMADAN selalu menjadi momen yang dinantikan umat muslim. Di bulan nan suci ini, saatnya untuk lebih mendekatkan diri pada Sang Khalik.
Laporan: Rahmawati Amri
BEGITULAH Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Kelurahan (BPMPDK) Sulsel, Mustari Soba memaknai bulan Ramadan. Baginya, Ramadan merupakan bulan magfirah yang penuh pengampunan. Waktu dimana intensitas ibadah harus diperbanyak. Apalagi, Allah telah menjanjikan pahala yang berlipat ganda.
Karena itu, di sela-sela kesibukannya yang padat sebagai salah satu pejabat teras di lingkup Pemprov Sulsel, Mustari juga selalu memanfaatkan waktu luang untuk memperbanyak ibadah.
Dia kerap mengisi waktu dengan membaca Alquran atau mendengar tausiyah untuk memperbanyak pengetahuan tentang agama Islam.
“Di sela-sela kesibukan, saya kerap mengisinya dengan membaca Alquran,” ujarnya.
Hingga saat ini, Mustari sudah tuntaskan membaca 16 juz kalam Ilahi. Dia berharap di sisa Ramadan ini, masih diberi kesempatan menuntaskan hingga 30 juz.
Agar lebih konsentrasi beribadah, Mustari sengaja break atau menghentikan dulu aktifitas olahraga. Agar waktunya bisa digunakan untuk menambah bekal di akhirat. Toh, ada 11 bulan di luar Ramadan yang bisa digunakan untuk berolahraga menjaga kebugaran tubuh.
Selain itu, Ramadan juga menjadi momen untuk mengajarkan anak-anaknya lebih empati bagi sesama. “Saya ajarkan kepada mereka puasa itu melatih kesabaran. Lapar dan dahaga itu mengajarkan mereka, begitulah rasanya orang yang harus menahan diri tak bisa makan karena tak punya apa-apa,” ungkap Mustari.
Soal menu sahur dan buka, Mustari tidak pernah neko-neko.
Untuk buka puasa, jika ada pisang goreng dan kopi hitam, sudah disyukuri. Apalagi jika ditambah dengan es buah.
Biasanya, saat buka, Mustari membatasi diri untuk tidak terlalu kenyang. Nanti setelah salat magrib baru lanjut makan malam.
Sementara untuk sahur, Mustari tidak pernah memilih-milih menu. Apapun yang disiapkan sang istri tercinta, akan disantap.
Dia selalu berharap, setiap Ramadan ada peningkatan kualitas hidup, baik dari segi jasmani maupun rohani. Dan Ramadan tahun ini harus lebih baik dari tahun-tahun kemarin. Semoga. (*/rus)

